Analisis Struktur Kolom dan Balok Pada Perencanaan Gedung Fakultas Universitas Sains Cut Nyak Dhien
DOI:
https://doi.org/10.55616/prince.v5i1.1164Kata Kunci:
Faculty of Engineering Building, SRPMM, SAP2000 Software, Columns, BeamsAbstrak
The Faculty of Engineering lecture building used in the planning and preparation of the final project is located at Jln. Perumnas No.45 Paya Bujok Seuleumak, Langsa Baro, Langsa City, Aceh, is included in risk category IV because it is an important facility building (educational facility). So this building is included in the seismic design category C. The structural calculation of this building will be planned using the Intermediate Moment Resisting Frame System (SRPMM) method. Building planning refers to building regulations in Indonesia. Earthquake analysis in this planning uses the equivalent static analysis method based on SNI 1726-2012 concerning Procedures for Earthquake Resistance Planning for Building and Non-Building Structures and the 2010 Indonesian Hazard Map with a probability of exceeding 10% in 50 years. The entire structure is reinforced concrete referring to SNI 2847-2019 concerning Structural Concrete Requirements for Buildings, while the structural analysis uses SAP2000 software version 14.0.0 with the results of internal forces for the main beam B1 support moment -435.97 kN / m, field moment 223.72 kN / m and support shear force -278.07 kN, field shear force 278.38 kN. For the main column K1 axial force -2061.16 kN, moment -378.79 kN / m and shear force -168.03 kN. From the results of the structural analysis using the Intermediate Moment Resisting Frame System method, the dimensions of the main beam B1 are 40 x 70 cm with a configuration of 13D19 support flexural reinforcement, 7D19 field flexural reinforcement. and support shear reinforcement D10 - 100 mm and field shear reinforcement D10 - 150 mm. And the main column K1 60 x 60 cm with a flexural reinforcement configuration of 14D19 and shear reinforcement D10 – 150 mm.
Referensi
[1] Badan Standar Nasional. Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain SNI 1727-2020.
[2] Badan Standar Nasional. Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan SNI 2847-2019.
[3] Badan Standar Nasional. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung SNI 1726-2012.
[4] Badan Standar Nasional. Panduan Desain Sederhana untuk Bangunan Beton Bertulang SNI 8900-2020.
[5] W. C. Vis dan Gideon Kususma. 1993. Grafik dan Tabel Perhitungan Beton Bertulang. Jakarta. Penerbit Erlangga.
[6] Suharjanto. 2013. Rekayasa Gempa. Jakarta. Penerbit Kepel Press.
[7] Chu Kia Wang, 1990. Analisa Struktur Lanjutan. Jakarta. Penerbit Erlangga.
[8] Parea Rusan Rangan, 2023. Kapasitas Elemen Struktur Terhadap Beban Gempa. Makassar. Penerbit CV. Tohar Media.
[9] Ali Asroni, 2010. Balok dan Pelat Beton Bertulang. Yogyakarta. Penerbit Graha Ilmu.
[10] Ali Asroni, 2010. Kolom Fondasi dan Balok T Beton Bertulang. Yogyakarta. Penerbit Graha Ilmu.
[11] Galang Kurnia, Putri Ulin. 2019. Perencanaan Struktur Gedung Lima (5) Lantai Rumah Susun Lokasi Sumurbroto Semarang. Semarang.
[12] Ana Ghayatul, Muhammad Riziq. 2017. Perencanaan Struktur Gedung Kuliah Fakultas Teknik di Malang dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah. Surabaya
[13] Firdaus, 2012. Perencanaan Portal dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah pada Gedung Pasar Ikan dan Sayur di Cunda. Lhokseumawe.
[14] Muhammad Hasanul Basri, 2014. Studi Perencanaan Struktur dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) pada Bangunan Gedung Area 2 Mall Dinoyo City Malang. Malang.
[15] Kementerian Pekerjaan Umum, Peta Hazard Gempa Indonesia 2010 sebagai Acuan Dasar Perencanaan dan Perancangan Infrastruktur Tahan Gempa. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum, 2010.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 PRINCE : Journal of Planning and Research in Civil Engineering

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.






