Identifikasi Karakteristik Arsitektur Tradisional Aceh Pada Fasad Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v6i1.1036Kata Kunci:
Karakteristik, Arsitektur Tradisional Aceh, Bangunan KantorAbstrak
Disetiap wilayah Indonesia memiliki kearifan dan ciri arsitektur tradisional yang berbeda-beda, salah satunya arsitektur tradisional Aceh. Arsitektur tradisional Aceh merupakan sebuah ciri khas yang melambangkan simbol kebudayaan bagi suku Aceh, hal ini dilambangkan melalui arsitektur yaitu Rumoh Aceh. Namun seiring berkembangnya gaya arsitektur membuat tingginya peminat arsitektur modern hingga banyak gedung dan kantor berlomba lomba untuk menggunakan konsep arsitektur modern hal ini membuat perlahan lahan arsitektur tradisional Aceh mulai memudar dan dilupakan oleh masyarakat Aceh sendiri. Gedung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kota Lhokseumawe merupakan bangunan pemerintahan yang fungsi utamanya untuk sebagai pusat pelayanan pajak pada masyarakat. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa deskriptif kualitatif dengan beberapa tahap seperti studi literatur, observasi, pengumpulan data, dan menganalisis data. hasil analisis menunjukkan bahwa fasad kantor KPP Pratama tetap mempertahankan konsep tradisional sebagai representasi budaya lokal, namun terdapat perbedaan material. Secara fisik, bangunan kantor KPP Pratama mencerminkan ciri khas arsitektur tradisional Aceh.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Rofi, Mohd. Hafez Al-Shahzam, Yenny Novianti, Armelia Dafrina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a