Pengaruh Perilaku Pedagang di Pasar Silaping (Studi Kasus: Pasar Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat)
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.901Kata Kunci:
Arsitektur, perilaku, Ruang, Bentuk dan Pasar.Abstrak
Pasar Silaping merupakan salah satu Pasar Tradisional yang telah beroperasi sejak Masa Kolonial Belanda dan tetap berfungsi dengan baik hingga saat ini. Meskipun Pasar ini tergolong ke dalam Pasar Mingguan, Pasar Silaping tetap ramai dikunjungi oleh Masyarakat setempat dan menjadi tujuan utama saat Berbelanja. Tingginya jumlah Pembeli yang datang turut meningkatkan jumlah Pedagang, Sehingga Perilaku yang muncul di Pasar ini menjadi semakin Beragam. Berdasarkan fenomena tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Faktor apa saja yang mempengaruhi Perilaku Pengguna Pasar, Khususnya Pedagang terhadap Pendekatan Arsitektur Perilaku dan Lingkungan dengan Menggunakan Teori yang Relevan. Metode Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan Metode Deskriptif yang menganalisis kondisi di Lokasi Penelitian sesuai dengan Objek yang diteliti. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa Aktivitas Pedagang, mulai dari Pagi hinggaSore, Lebih fokus pada Kegiatan Berdagang dan Berinteraksi dengan Pembeli. Faktor yang mempengaruhi Perilaku Pedagang bervariasi, tergantung pada Tempat atau Lapak yang digunakan, seperti Ukuran, Bentuk, Ruang, Penataan, Warna, dan Pencahayaan. Observasi menunjukkan bahwa Jenis Lapak yang digunakan Pedagang memengaruhi Perilaku yang Ditunjukkan. Penelitian ini dapat menjadi Referensi dalam Pengembangan Pengetahuan dan Perencanaan terkait hubungan antara Arsitektur, Perilaku, dan Lingkungan, Terutama di Area Pasar.
Referensi
ALF SARA. (2024). Evaluasi Aktivitas Pedagang Pasar Tradisional Syamtalira Bayu. Rama.Unimal.Ac.Id.
AS Farizi, A. P. M. I. D. H. (2020). Kajian Perilaku Pembeli Terhadap Ruang Pasar Simpang Pulogadung Jakarta Timur. Journal of Architectural Design and Development (JAD.
D Andriani, Y. N. N. E. (2021). Identifikasi Personalisasi Verbal dan Nonverbal dalam Kajian Perilaku Teritorialitas. Arsitekno, 2021.
Effan Fahrizal1, F. A. F. (2020). Analisa Perilaku dan Ruang Arsitektur pada Bangunan Pasar Buah Kota Lhokseumawe. Teras Jurnal, 10.
Haryadi, M., & Setiawan. (1995). Arsitektur Lingkungan dan Perilaku. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
K Kadeli, L. M. R. N. (2019). Penerapan Konsep Arsitektur Perilaku Pada Pusat Komunitas Anak Jalanan Berbasis Kewirausahaan Dan Kesenian Di Jakarta. PURWARUPA Jurnal Arsitektur.
Laurens, J. M. (2004). Arsitek dan Perilaku Manusia. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rasyid Hidayat dan Amelia Rahmaniah, M. (2019). Perilaku Pedagang Di Pasar Tradisional Sentra Antasari Banjarmasin Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam. In Journal of Islamic and Law Studies (Vol. 3, Issue 2). https://jurnal.uin- antasari.ac.id/index.php/jils/issue/view/472
V Pongtengko, R. W. A. H. (2023). Karakteristik Tata Ruang dan Pola Perilaku Pedagang Pasar Informal di Kota Makassar. PROSIDING TEMU ILMIAH.
Y Novianti, N. A. E. F. (2023). Evaluasi Pasar Tradisional: Studi Kasus Pasar Rakyat Krueng Mane. Jurnal.Um-Palembang.Ac.Id, 7.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Deswita Aslaila, Yenny Novianti, Effan Fahrizal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a