Analisis Dampak Pembebanan Lebih Pada Kinerja Gardu Hubung Lueng Bata PT. PLN (Persero) ULP. Merduati Kota Banda Aceh

Penulis

  • Zarril Ghifari Universitas Iskandar Muda
  • Syukri Syukri Universitas Iskandar Muda
  • Muliadi Muliadi Universitas Iskandar Muda
  • Cut Daili Universitas Iskandar Muda
  • Kamarullah Kamarullah Universitas Iskandar Muda

DOI:

https://doi.org/10.55616/ajeetech.v6i1.1184

Kata Kunci:

Gardu distribusi, pembebanan lebih, kapasitas transformator, arus beban, energi listrik

Abstrak

Pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi yang meningkat berkontribusi pada meningkatnya permintaan listrik. Hal ini dapat memengaruhi kapasitas operasional gardu distribusi, terutama jika beban listrik yang disalurkan mendekati atau melebihi batas kapasitas maksimal transformator. Kondisi pembebanan lebih (overload) pada gardu dapat menyebabkan berbagai permasalahan teknis, seperti pemadaman listrik, kerusakan peralatan, peningkatan suhu operasional, dan penurunan efisiensi sistem distribusi secara keseluruhan. Gardu distribusi BAT 082-00, BAT 085-00, dan BAT 086-00 di ULP Merduati merupakan gardu yang berperan penting dalam mendistribusikan listrik kepada pelanggan di beberapa wilayah padat penduduk. Analisis terhadap kondisi beban pada gardu-gardu ini sangat diperlukan untuk mengidentifikasi potensi pembebanan lebih dan dampaknya terhadap keandalan sistem distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi pembebanan pada gardu distribusi BAT 082-00, BAT 085-00, dan BAT 086-00 PT. PLN (Persero) ULP. Merduati Kota Banda Aceh. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari ketiga gardu yang diteliti, hanya gardu BAT 086-00 yang sudah melebihi 80 % (batas standardisasi PLN), yaitu sebesar 98,78%. Namun, kedua gardu yang lain, yaitu BAT 082-00 dan BAT 085-00, masih dalam kondisi aman; masing-masing memiliki persentase pembebanan 17,86% dan 24,53%.

Referensi

[1] A. Saiful and A. Ektianto, “Analisa Ketidakseimbangan Beban Pada Transformator Distribusi Di PT. PLN (Persero) Rayon Cepu,” vol. 15, no. 1, pp. 35–42, 2021.

[2] H. A. Soo, G. S. M. Amaheka, and J. G. Matekohy, “Analisis Dampak Pembebanan Lebih Transformator Terhadap Penyulang Sulamadaha Gardu Gt-Solba Ternate Maluku Utara,” J. Simetrik, vol. 11, no. 1, pp. 432–439, 2021, doi: https://doi.org/10.31959/js.v15i1. 3129.

[3] H. Tanamal, A. Herawati, N. Daratha, and I. N. Anggraini, “Analisis Pengaruh Beban Tak Seimbang Terhadap Arus Netral Pada Trafo IV GI Sukamerindu Bengkulu,” J. Amplif. J. Ilm. Bid. Tek. Elektro Dan Komput., vol. 9, no. 2, pp. 7–13, 2019, doi: 10.33369/jamplifier.v9i2.15377.

[4] K. Y. Mubarok and M. P. Marbun, “TIN : Terapan Informatika Nusantara Evaluasi Gangguan Jaringan Distribusi Tegangan Menengah Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) TIN : Terapan Informatika Nusantara,” vol. 6, no. 9, pp. 1620–1627, 2026, doi: 10.47065/tin.v6i9.9280.

[5] M. A. Teguh and T. Rijanto, “Penentuan Kerugian Ekonomis Berdasarkan Nilai Saidi, Saifi Dan Caidi Menggunakan Metode Section Technique Di Pt. Pln Distribusi Area Gresik.,” J. Tek. Elektro, vol. 08, no. 02, pp. 445–452, 2019.

[6] S. Syukri, T. M. Asyadi, M. Muliadi, and F. Moesnadi, “Analisa Pembebanan Transformator Distribusi 20 kV Pada Penyulang LS5 Gardu LSA 249,” Jambura J. Electr. Electron. Eng., vol. 4, no. 2, pp. 202–206, 2022, doi: 10.37905/jjeee.v4i2.14500.

[7] S. Saiful, M. Nasrun, S. Suryani, and Z. Zainuddin, “Analisis Dampak Overload dan Penambahan Trafo Sisipan pada Penyulang Unit Layanan Pelanggan (ULP) Takalar,” J. Impresi Indones., vol. 2, no. 5, pp. 483–497, 2023, doi: 10.58344/jii.v2i5.2442.

[8] S. Bahri, R. Gianto, and M. I. Arsyad, “Studi Pertambahan Beban Transformator Daya Pada Gardu Induk Parit Baru PT . PLN ( Persero ) Cabang Pontianak,” Online, vol. 2, p. 8, 2015, [Online]. Available: http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jteuntan/article/view/11265.

[9] U. Aribowo and P. Wahyudi, “Studi Pengaruh Arus Inrush Transformator Dengan Metode Sequential Phase Energization Tanpa Beban Menggunakan Software ATP-EMTP,” 2019.

[10] M. S. B. M. Dendi Kongah, “Analisis Pembebanan Tranformator Gardu Selatan Universitas Tadulako,” J. MEKTRIK, vol. 1, no. 1, pp. 11–19, 2014.

[11] S. T. Elektro, F. Teknik, U. N. Surabaya, S. T. Elektro, F. Teknik, and U. N. Surabaya, “Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Pada Transformator Distribusi Terhadap Rugi Daya (Losses) Dengan Digsilent Power Factory di PT . PLN (Persero) ULP Ngunut Arifran Bima Prayoga Bambang Suprianto Abstrak,” 2019.

[12] Muliadi, Syukri, T. M. Asyadi, and A. Salim, “Analisa Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Pada Trafo Distribusi Penyulang Mibo Rayon Merduati,” Aceh J. Electr. …, vol. 2, no. 2, pp. 7–12, 2022.

[13] A. Ahmad gaffar, “Analisis Gangguan Hubung Singkat pada jaringan distribusi 20kv di GI Panakukang,” vol. 14, no. 2, pp. 156–162, 2017.

[14] Pelpinus Sinay, “Kajian Unjuk Kerja Beban Tidak Seimbang Pada Trafo Open Delta,” J. Simetrik, vol. 7, no. 1, p. 19, 2017.

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Ghifari, Z. ., Syukri, S., Muliadi, M., Daili, C., & Kamarullah, K. (2026). Analisis Dampak Pembebanan Lebih Pada Kinerja Gardu Hubung Lueng Bata PT. PLN (Persero) ULP. Merduati Kota Banda Aceh. Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology, 6(1), 42–46. https://doi.org/10.55616/ajeetech.v6i1.1184

Terbitan

Bagian

Articles