Pengaruh Konsentrasi dan Interval Waktu Aplikasi Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai
DOI:
https://doi.org/10.55616/agrida.v4i2.879Keywords:
Konsentrasi, Interval waktu, Pupuk hayati, KedelaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interval waktu aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai serta interaksi antara kedua faktor tersebut. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Adapun faktor yang diteliti, yaitu konsentrasi pupuk hayati (B) yang terdiri dari empat taraf perlakuan, B0 (kontrol), B1 (60 cc/l air), B2 (80 cc/l air), dan B3 (100 cc/l air), dan interval waktu aplikasi (W) yang terdiri dari tiga perlakuan, W1 (7 hari sekali), W2 (14 hari sekali), dan W3 (21 hari sekali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kedelai pada umur 15 hst, 30 hst, dan 45 hst, jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, jumlah polong bernas per tanaman, dan berat 100 biji kering per plot. Interval waktu aplikasi pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang produktif, jumlah polong per tanaman, dan jumlah polong bernas per tanaman, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 15 hst, 30 hst, dan 45 hst serta berat 100 biji kering per plot. Tidak terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi pupuk hayati dan interval waktu aplikasi terhadap semua variabel yang diamati.
References
Saputra, A. A., Rahmiati, M., & Nurhayati. (2018). Penaruh Konsentrasi Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merill). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(2), 136-144.
Juznia, A. (2020). Ayo Kenali Manfaat Kedelai. Jakarta: IAARD Press, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Muhammad, S. (2023). Unsur Hara dalam Tanah dan Pemanfaatannya. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Nugraha, D. R. (2019). Pengaruh Dosis dan Waktu Aplikasi Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merrill) Kultivar Grobogan. Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, 7(2), 44-51.
Ratna, D. I. (2022). Pengelolaan Tanaman Terpadu Kedelai di Jawa Timur. Jawa TImur: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur.
Suherman , D., & Syukur, A. (2023). Pupuk Hayati: Teknologi dan Aplikasinya dalam Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Suriadikirta, Ardi, D., & Saraswati. (2019). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
Syalaa. (2022). Pupuk Hayati untuk Pertanian Lestari. Jakarta: Elementa Agro Lestari.
Wisnu, C. (2019). Kedelai: Khasiat dan Teknologi. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.










