Author Guidelines

PEDOMAN PENULISAN

JURNAL AGRIDA

 

PERSYARATAN UMUM. Naskah harus berupa tulisan asli mengenai hasil suatu penelitian, catatan penelitian, analisis kebijakan, dan ulasan (dalam bentuk review) dalam bahasa Indonesia yang belum pernah dimuat di dalam jurnal ilmiah internasional maupun nasional.  Naskah yang formatnya tidak sesuai dengan pedoman penulisan ini serta tidak mengikuti kaidah bahasa Indonesia  akan ditolak dan Editor tidak berkewajiban untuk mengembalikan naskah bersangkutan.

 

CAKUPAN. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil penelitian pertanian dalam arti luas mencakup: agronomi, ilmu tanah, hama dan penyakit tanaman, peternakan, teknik pertanian, teknologi industri pertanian, teknologi pangan, ilmu gizi, klimatologi, perikanan, lingkungan, kehutanan, dan sosial-ekonomi pertanian.

 

PENGIRIMAN. Penulis diminta mengirimkan satu eksemplar naskah asli beserta dokumen (softfile) dari naskah asli tersebut yang harus disiapkan dengan program Microsoft Word.  Naskah dan softfile dikirimkan kepada:

 

Redaksi Jurnal AGRIDA

Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Iskandarmuda

Jln Kampus Unida No. 15 Surien-Banda Aceh

Telp (0651) 7412450

Fax (0651) 7551948

e-mail: agrida@unida-aceh.ac.id

 

FORMAT TULISAN. Naskah diketik 1.5 spasi pada kertas HVS ukuran B5 dengan marjin 2 cm dan huruf bertipe Times New Roman berukuran 10 point. Setiap halaman diberi nomor secara berurutan.  Naskah hasil penelitian ditulis mencakup: pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan serta kesimpulan dan saran. Ulasan naskah hasil penelitian ditulis tidak lebih dari 12 halaman (termasuk gambar dan tabel).   Naskah disusun dengan urutan sebagai berikut:

  1. Judul: ditulis dalam bahasa Indonesia, judul artikel harus spesifik dan
  2. Nama Lengkap Penulis: Nama penulis lengkap tanpa gelar, penulis untuk korespondensi dilengkapi nomor telepon/handphone, e-mail.
  3. Nama Lembaga/Institusi: Disertai alamat lengkap dengan nomor kode
  4. Abstrak: Dibuat dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, masing-masing tidak lebih dari 250

iv

 

  1. Kata Kunci (keywords): Ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris terdiri atas tiga sampai lima kata yang diletakkan di bawah abstrak/abstract dan Kata kunci dituliskan menurut
  2. Pendahuluan: Berisi latar belakang penelitian, kalimatnya singkat, padat, dan Pada pendahuluan ini juga disertakan tujuan penelitian yang dituliskan pada akhir paragraf.
  3. Metode Penelitian: Berisi bahan dan alat, lokasi penelitian, rancangan penelitian dan parameter yang
  4. Hasil dan Pembahasan: Disajikan dalam bentuk teks, tabel, maupun gambar. Pembahasan berisi interpretasi hasil penelitian yang diperoleh dan dikaitkan dengan hasil-hasil yang pernah dilaporkan (penelitian sebelumnya).
  5. Kesimpulan dan Saran: Kesimpulan ini dituliskan secara singkat dan menjawab permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Adapun saran merupakan hal-hal yang belum dilakukan dalam penelitian sehingga akan dikembangkan pada penelitian
  6. Daftar Pustaka: Sesuai dengan yang diacu dalam tulisan. Cara penulisannya seperti contoh berikut ini:

Penulisan acuan dari jurnal:.

Heliyanto, B., R.D. Purwati, Marjani, U.S. Budi.  1998.  Parameter genetik komponen hasil dan hasil serat pada aksesi kenaf potensial. Zuriat 9(1):6- 12

 

Penulisan acuan dari buku:

Sutejo, M. M.  2002.  Pupuk dan Cara Pemupukan. Penebar Swadaya.  Jakarta

Buckman, H.O and N.C Brady. 2001. The Nature and Properties of Soils. The Macmillan Company, New York.  Penerjemah Soegiman.

 

Penulisan acuan dari prosiding:

McKenzie LJ, Yoshida RL.  2009.  Seagrass-watch. In: Proceedings of a Workshop for Monitoring Seagrass Habitats in Indonesia. The Nature Concervancy, Coral Triangle Center, Sanur.   Bali, 9th May 2009

 

Penulisan acuan dari skripsi/tesis/disertasi:

Muliyani.  2019.  Pengaruh Konsentrasi Pupuk TNF dan Kompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah.  [Skripsi].  Fakultas Pertanian Universitas Iskandarmuda.  Banda Aceh.

 

Penulisan acuan dari internet:

Savage E, Ramsay M, White J, Bread S, Lawson H, Hunjan R, Brown D.  2005. Mumps outbreaks across England and Wales in 2004: observational study. BMJ [Internet]. Tersedia pada: http://bmj.bmjournals.com /cgi/reprint/330/7500/1119.  Diakses 28 Desember 2010; 11:15

 

Hasibuan. Z. 2013. Pengaruh Olah Tanah dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis Varietas Master Sweet. http://zulhasibuan.blogspot.com/2013/12/pengaruh-jarak-tanam-dan-olah-tanah.html. Diakses 05 juni 2019; 11:15

 

Penulisan acuan dari lain-lain:

[KLH] Kementerian Lingkungan Hidup. 2004. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 200 Tahun 2004.

 

11.       Gambar dan Tabel, beserta keterangannya.

 

TATANAMA (NOMENCLATURE). Nama ilmiah dalam bentuk binomial atau trinomial latin (dalam huruf miring) dan nama pencipta (author) harus ditunjukkan untuk tiap organisme ketika pertama kali digunakan di dalam abstrak maupun naskah. Kultivar dan keturunannya yang bukan galur percobaan harus ditunjukkan dengan tanda petik ketika pertama kali disebut di dalam abstrak dan naskah, jika belum umum diketahui. Nama lengkap kimia senyawa harus digunakan ketika pertama kali disebut dalam abstrak maupun naskah. Setelah itu, nama umum atau nama generik dapat digunakan.

 

ANGKA. Data yang dilaporkan tidak menggambarkan ketelitian yang lebih dari metode penelitian. Angka harus digunakan untuk bilangan dan diikuti dengan satuan pengukuran. Kata digunakan untuk bilangan satu hingga sembilan kecuali diikuti oleh satuan pengukuran. Jangan gunakan tanda penghubung atau garis untuk mengganti preposisi ‘hingga’ di antara angka-angka. Gunakan titik, bukan koma, untuk kelompok dalam tiga angka (ribuan). Untuk nomor angka, spasi tidak diperlukan kecuali untuk keseragaman di dalam tabel. Contoh : bukan 8.575, tetapi 8575.

 

SATUAN DAN UKURAN. Satuan Sistem Internasional (SI), termasuk yang diturunkan dan satuan spesifik bukan SI harus digunakan.

 

SINGKATAN DAN LAMBANG. Gunakan singkatan dan lambang untuk menghemat tempat. Penggunaan singkatan dan lambang yang berlebihan akan membuat artikel sulit dibaca. Bulan yang didahului oleh tanggal dan diikuti oleh tahun disingkat atas tiga huruf pertama, kecuali Mei, Juni, dan Juli. Bulan ditulis lengkap ketika ditulis sendiri (tanpa tanggal dan tahun). Gunakan tanda % jika didahului angka; selain itu, tulisan persen atau persentase. Gunakan lambang yang sudah dikenal untuk unsur-unsur kimia. Beberapa singkatan yang umum dipergunakan adalah: r untuk koefisien  korelasi, CV untuk koefisien keragaman, S2 untuk ragam contoh. Singkatan- singkatan yang lain dapat digunakan jika setiap singkatan diberikan definisinya sewaktu pertama kali disebut pada naskah.

 

WAKTU DALAM HARI DAN TANGGAL. Gunakan sistem 24 jam dengan empat digit, dua yang pertama untuk jam dan dua berikutnya untuk menit (contoh, pukul 14:30 untuk 2:30 siang). Penulisan tanggal adalah sebagai berikut: tanggal, bulan dan tahun (contoh, 10 Januari, 1990).

 

TABEL. Penomoran Tabel adalah berurutan. Tanda bintang satu (*) atau (**) digunakan untuk menunjukkan tingkat nyata, yang berturut-turut menunjukkan tingkat kepercayaan 5 dan 1%. Jangan mengulang keterangan di dalam teks jika keterangan tersebut telah terkandung pada peta atau gambar.

 

GAMBAR. Gambar dalam bentuk grafik harus asli (bukan fotokopi) dengan ukuran lebar (sisi horisontal) maksimum 85 mm. Tulisan yang diketik pada kertas grafik dan peta tidak akan diterima. Cetak-komputer (print-out) dapat diterima dengan syarat harus kontras dan dibuat secara cermat. Sepanjang masih mungkin, gunakan foto dan gambar yang dapat diperkecil menjadi satu kolom, dengan lebar 85 mm. Ukuran yang baik untuk gambar adalah dua kali ukuran yang sebenarnya diinginkan. Ukuran gambar yang lebih kecil dari yang akan dimuat dalam jurnal tidak dapat diterima. Angka dan huruf keterangan gambar menggunakan huruf bertipe Times New Roman berukuran 10 point. Gambar yang tertera dapat terlihat jelas, baik tulisanmaupun gambar, kemudian diberikan diberikan penomoran, contohnya: Gambar 1. Context Diagram. Keterangan gambar yang memuat nomor dan judul gambar diletakkan pada posisi tengah, dibawah dari gambar tersebut.

 

DAFTAR PUSTAKA. Daftar pustaka memuat pustaka yang dipublikasikan atau tidak dipublikasikan, tetapi laporan yang tidak dipublikasikan itu tersedia, seperti tesis dan disertasi. Daftar pustaka dan jurnal harus mencantumkan semua nama penulis, tahun, judul yang lengkap, nama publikasi dan nomor volume. Untuk buku, tulis nama semua penulis, editor (jika ada), tahun, judul yang lengkap, penerbit, dan tempat penerbit. Daftar pustaka ditulis memakai sistem nama-tahun dan disusun secara abjad.

 

CONTOH CETAK DAN CETAK-ULANG. Contoh cetak dikirimkan kepada penulis untuk disunting dan disetujui terbit. Penulis dimohon untuk segera mengembalikan contoh cetak tersebut dengan memberikan paraf persetujuan. Suntingan akhir, tidak mengubah isi, dituliskan langsung pada contoh cetak tersebut. Satu eksemplar cetak ulang untuk setiap naskah yang dimuat akan dikirimkan kepada penulis.