Pengaruh Dosis Ampas Kopi dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kembang Kol

Penulis

  • Ruhalena Wilis Universitas Iskandar Muda
  • Ella Frisella Universitas iskandar Muda
  • Aji Agam Ramadhan Universitas iskandar Muda

DOI:

https://doi.org/10.55616/agrida.v4i1.818

Kata Kunci:

kembang kol, ampas kopi, pupuk organik cair

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis ampas kopi dan kosentrasi POC terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kembang kol serta interaksi antara kedua faktor tersebut, dilaksanakan di Gampong Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, dari Juli sampai September 2023.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan 3 ulangan.  Ada 2 faktor yang diteliti yaitu dosis ampas kopi (0 g/polybag, 40 g/polibag, 80 g/polibag, 120 g/polibag) dan konsentrasi POC (4 ml/ liter air, 8 ml/ liter air, 12 ml/ liter air).  Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis ampas kopi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun pada umur 10 hst, namun berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 10, 20 dan 30 hst, jumlah daun 20, 30 hst, bobot basah berangkasan per tanaman, dan bobot basah bunga per tanaman kembang  kol.  Konsentrasi pupuk organik cair berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman kembang  kol pada umur 10, 20 dan 30 hst, bobot basah berangkasan per tanaman, dan bobot basah bunga per tanaman kembang  kol.  Tidak terdapat interaksi yang nyata antara dosis ampas kopi dan konsentrasi pupuk organik cair

 

Referensi

Akbar, A. (2020). Pengaruh Ampas Kopi dan Trico-G terhadap pertumbuhan Tanmana Seledri (Apium graveolens L.). Pekan Baru. Universitas Islam.

Anggara, B. (2022). Pengaruh Kompos Ampas Kopi dan Pupuk NPK 16:16:16 terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Produksi Tanaman Seledri (Apium graveolens L.). Pekan Baru. Universitas Islam.

Anonymous. (2021). Produksi Tanaman Sayuran 2021. https://www.bps.go.id/ind icator /55/61/1/produksi-tanaman-sayuran.html [di akses tanggal 30 April 2023].

Bejo. (2013). https://kulonprogokab.go.id/v31/detil/3113/manfaat-penggunaan-pupukorganik #:~:text=Pupuk%20organik%20sangat%20bermanfaat%20bagi,dan%20dapat%20mencegah%20degradasi%20lahan. [di akses tanggal 4 Februari 2023].

Fitriani, M. L. (2009). Budi Daya Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleraceae var botrytis L.) Di Kebun Benih Hortikultura (KBH) Tawangmangu. Surakarta. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret.

Hakimah, S. (2015). Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Hasil dan Kualitas Tiga Varietas Bunga Kol. Skripsi. Jember. Universitas Jember.

Lingga dan Marsono. (2013). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta. Penebar Swadaya.

Malau, B.T. (2019). Pengaruh Pupuk Majemuk dan Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga. Skripsi. Banda Aceh. Universitas Iskandar Muda.

Monavia. (2022). https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/konsumsi-kopi-indonesi a-terbesar -kelima-di-dunia-pada-2021 [di akses tanggal 9 Februari 2023]

Putri, N. D., Hastuti, E.D., Budihastuti, R. (2017). Pengaruh Pemberian Limbah Kopi terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada. Semarang. Departemen Biologi.

Putri, R, Y, N. (2020). Pengaruh Ampas Teh dan Pupuk Organik Cair Nasa terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Kubis. Pekan Baru. Universitas Islam Riau.

Septiana, B. (2019). Pupuk Urea dan Manfaatnya Bagi Tanaman. Penyuluh Pertanian Muda. Cybext. http://cybex.pertanian.go.id Diakses pada 21 November 2021.

Yunus, Mahmudi, A. (2010). Manfaat Kopi dan Ampas Kopi. https://amyunus.com/ 2010/03/24/manfaat-kopi-dan-ampas-kopi/ [di akses tanggal 09 April 2023].

Diterbitkan

2024-07-12

Cara Mengutip

[1]
R. Wilis, E. . Frisella, dan A. A. Ramadhan, “Pengaruh Dosis Ampas Kopi dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kembang Kol”, Agrida, vol. 3, no. 2, hlm. 22–27, Jul 2024.

Terbitan

Bagian

Articles