STRATEGI KOMUNIKASI PENJUALAN BRAND OPPO PADA TOKO FELICIA CELL BANDA ACEH

Authors

  • Hamdani AG, Tisi Maulidya Putri, Muhammad Nur, Uun Auliaus Sakinah Universitas Iskandar Muda

DOI:

https://doi.org/10.55616/julika.v1i1.787

Keywords:

Komunikasi Pemasaran, Brand Oppo

Abstract

Ada beberapa faktor yang dapat dijadikan alasan bagi konsumen untuk melakukan pembelian sebuah produk, seperti fitur, harga, citra merek, promosi, garansi, kualitas produk, dan lain-lain. Permasalahan penelitian adalah bagaimana strategi komunikasi pemasaran brand OPPO Pada Toko Felicia Cell Banda Aceh? dan apa saja hambatan dalam penggunaan strategi pemasaran brand OPPO Pada Toko Felicia Cell Banda Aceh. Untuk menjawab rumusan masalah, maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan sebanyak 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data berpedoman pada analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi komunikasi pemasaran brand OPPO pada Toko Felicia Cell Banda Aceh berkenaan erat dengan penjualan perorangan (personal selling) masih belum dapat ditngkatkan untuk menjadi lebih baik. Kemudian, iklan (Advertising) yang digunakan juga masih belum memberi pengaruh signifikan dalam meningkatkan penjualan handphne merek OPPO pada Toko Felicia Cell Banda Aceh. Di sisi lain, promosi penjualan (sales promotion) juga masih mampu diterapkan dengan baik oleh Toko Felicia Cell Banda Aceh. Oleh karena itu, pemasaran sponsorship (sponsorship marketing) juga masih belum berjalan dengan baik yang pada akhir minat masyarakat untuk membeli handphone merek OPPO tidak dapat diwujudkan dengan optimal. Hambatan dalam penerapan strategi komunikasi pemasaran brand pada Toko Felicia Cell Banda Aceh berkaitan erat dengan tingkat pengetahuan sales masih tergolong sangat minim. Di samping itu, media informasi yang digunakan dalam mempromosikan handpone merek OPPO masih terlihat belum sesuai dengan harapan. Kemudian, kualitas produk yang belum memiliki citra yang baik dimata masyarakat juga menjadi penyebab utama dalam meningkatkan penjualan handphone merek tersebut.

References

Ardianto, Elvinaro.(2011). Handbook of Public Relations. Bandung: Simbiosa.

Buchori, Alma. (2011). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Bandung: Alfabeta.

David, Fred R. (2012). Manajemen Strategis. Edisi Kedua Belas Buku 1, Terjemahan oleh. Dono Sunardi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Ene, Selda & Ozkaya, Betul. 2014. A Study On Corporate Image, Customer Satisfaction and Brand Loyalty in the Context of retail Stores. Asian Social Science.Marmara University, Istanbul, Turkey.

Kotler Philip, Amstrong Gary. (2013). Prinsip-prinsip Pemasaran. Edisi ke-12. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Mukarom, Zainal dan Muhibudin Wijaya Laksana. (2019). Manajemen Public Relation; Panduan Efektif Pengelolan Hubungan Masyarakat. Bandung: Pustaka Setia.

Moenir, AS. (2013). Manajemen Pelayanan Umum. Jakarta: Bumi Aksara.

Moleong, Lexy. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya

Morisson. (2010). Periklanan Komunikasi Terpadu. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Ruslan, Rosady. (2014). Manajemen Public Relation dan Media Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Shimp, Terence. (2013). Periklanan Promosi. Jakarta: Erlangga.

Simamora, Henry. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: STIE YPKN.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2024-06-22

How to Cite

Hamdani AG, H. A. (2024). STRATEGI KOMUNIKASI PENJUALAN BRAND OPPO PADA TOKO FELICIA CELL BANDA ACEH. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 39–50. https://doi.org/10.55616/julika.v1i1.787

Issue

Section

Articles