Analisis Pertimbangan Hakim Menjatuhkan ‘Uqubat Terhadap Anak sebagai Pelaku Jarimah Pemerkosaan dalam Putusan Nomor 1/JN ANAK/2022/MS.Skm
Keywords:
Yuridis, Pertimbangan Hakim, Sanksi, Tindak Pidana Pemerkosaan, AnakAbstract
This research aims to uncover the sanctions imposed in cases of rape committed by minors in accordance with Law No. 11 of 2012 on the juvenile criminal justice system and Aceh Qanun No. 6 of 2014 on Islamic criminal law. Furthermore, the study also seeks to explore the considerations taken by judges in determining sanctions for cases of rape involving minors, as specified in Decision No. 1/JN Anak/2022/MS.Skm, which addresses cases of rape by minors. The research methodology employed is a qualitative descriptive approach, involving data collection through interviews, observations, and documentation. The findings of this study reveal that in the juvenile criminal justice system, the sanctions for rape cases involve serving half of the adult criminal sentence. In contrast, under the Qanun Jinayat, sanctions for rape by minors under the age of consent encompass one-third of the adult sentence, which may include corporal punishment, fines, or imprisonment. Furthermore, judges take into consideration the demands of the public prosecutor, defense arguments presented by legal counsel, community reports, and recommendations from guardians or parents of the minor, all while not disregarding the psychological well-being of the victim.
References
Abu Hurairah. (2012). Kekerasan Terhadap Anak. Nuansa Cendekia.
Amin, R. (2020). Hukum Pembuktian dalam Perkara Pidana dan Perdata. Deepublish.
Bahri, S., & Mansari. (2021). Model Pengawasan Anak Dalam Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren. Legalite?: Jurnal Perundang Undangan Dan Hukum Pidana Islam, 6(2), 108–109. https://doi.org/10.32505/legalite.v6i2.3518
Bambang Sunggono. (2009). Metodologi Penelitian Hukum. PT. Raja Wali Press.
Efendi, S. (2019a). Penanggulangan Kejahatan Pedophilia Ditinjau Menurut Hukum Positif Dan Fikih Jinayah. Bidayah: Studi Ilmu Ilmu Keislaman, 10(1), 37–58.
Efendi, S. (2019b). Tinjauan Yuridis Terhadap Jarimah Zina Oleh Anak di Bawah Umur Menurut Hukum Positif dan Fiqh Jinayah. Syarah: Jurnal Hukum Islam, 8(1), 115–136. https://ejurnal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/syarah/issue/view/23/syr6
Efendi, S. (2020a). Criminal Sanctions Of Liwath And Musahaqah Controllers In Positive Law And Jinayah Fiqh. Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.32505/lentera.v2i1.2110
Efendi, S. (2020b). Kejahatan Main Hakim Sendiri (Eigenrichting) Menurut Hukum Positif Dan Fiqh Jinayah. Legalite?: Jurnal Perundang Undangan Dan Hukum Pidana Islam, 5(1), 53–71. https://doi.org/10.32505/legalite.v5i1.1819
Efendi, S. (2021). Sanksi Kejahatan Pelecehan Seksual Menurut KUHP dan Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat. SHIBGHAH: Journal of Muslim Societies, 3(1), 31–49. https://jurnal.kopertais5aceh.or.id/index.php/shibghah/article/view/211
Efendi, S., & Hadana, E. S. (2022). Criminal Law And Social Development In Aceh. PROCEEDINGS: Dirundeng International Conference on Islamic Studies, 185–196. https://doi.org/10.47498/dicis.v1i1.1034
Efendi, S., & Kasih, D. (2022). Pengembangan Bakat dan Minat Serta Membentuk Karakter Islami Anak-Anak Gampong Layung Kec. Bubon Kab. Aceh Barat. Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 361–372. https://doi.org/https://doi.org/10.54621/jkdm.v1i2.485
Hamdi, S., & Efendi, S. (2022). Konsep Keadilan Delik Pembunuhan Dalam Hukum Positif Indonesia dan Hukum Islam. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 2(2), 144–159. https://doi.org/10.47498/maqasidi.vi.1558
Hamdi, S., M. Ikhwan, M. I., & Iskandar, I. (2021). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Implementasi Restorative Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Di Indonesia. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 74. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v1i1.603
Hermanto, Efendi, S., & Asy’ari. (2023). Criminal Sanctions For Drug Traffickers According To Law Number 35 Of 2009 Regarding Narcotics: A Perspective from Islamic Criminal Jurisprudence (Fiqh Jinayah). ALFIQH Islamic Law Review Journal, 2(3), 153–168.
Ikhwan, M., & Heikal Daudy, M. (2019). Pelembagaan Hukum Jinayat di Aceh Sebagai Bagian Sistem Hukum Pidana Indonesia. Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 1(2), 180–212. https://doi.org/10.56613/islam-universalia.v1i2.119
Iskandar. (2023). Pre – Trial Justice Dalam Sistem Peradilan Pidana Untuk Perlindungan Hak-Hak Tersangka. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 3(1), 15–28. https://doi.org/10.47498/maqasidi.vi.1947
Gunadi, I., & Efendi, J. (2014). Hukum Pidana. Kencana.
Junaidi, Abqa, M. A. R., Abas, M., Suhariyanto, D., Nugraha, A. B., Yudhanegara, F., Rohman, Moh. M., Sholihah, H., Rafi’ie, M., Dhahri, I., Maranjaya, A. K., Yuda S, D., & Mulyadi, D. (2023). Hukum & Hak Asasi Manusia: Sebuah Konsep dan Teori Fitrah Kemanusiaan Dalam Bingkai Konstitusi Bernegara. Sonpedia Publishing Indonesia.
Lexi J. Moleong. (2010). Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mahmuddin, & Mansari. (2022). Jejaring Komunikasi Collaborative Governance: Arah Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial Anak di Aceh. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 16(2), 186–203. https://doi.org/10.24815/jsu.v16i2.25906
Mansari, Oslami, A. F., & Fatahillah, Z. (2022). ‘Uqubat Terhadap Jarimah Zina Yang Melibatkan Anak. Jurnal Yudisial, 14(3), 375–393. https://doi.org/10.29123/jy.v14i3.436
Moeljatno. (1983). Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Dalam Hukum Pidana. Bina Aksara.
Moeljatno. (2008). Asas-Asas Hukum Pidana. Rineka Cipta.
Muhammad Nazir. (2013). Metode Penelitian. Rajawali.
Mulkan, H. (2021). Peranan Hakim Dalam Persidangan Perkara Pidana Sebagai Upaya Penegakan Hukum Pidana. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 16(2), 305–319. https://doi.org/10.33059/jhsk.v16i2.4118
Mulyadi, L. (2023). Wajah Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia. Alumni.
Mulyana, N., Awaluddin, A. I., Baskara, B. S., Mulyana, R., Hadian, T., Danuwijaya, C., Zein, A. A., Zein, I. F., & Anggaraeini, D. (2023). Pencegahan Konflik Sosial dan Penanggulangan Kenakalan Remaja. Edu Publisher.
Rahma, I. (2017). Tinjauan Yuridis Tentang Sistem Peradilan Pidana. Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 4(1), 34–59.
Rahma, I. (2018). Penerapan Teori dan Kebijakan Kriminal Dalam Pertimbangan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana. At-Tasyri’: Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah, 10(2), 51–70. https://doi.org/10.47498/tasyri.v10i2.212
Saleh, R. (1983). Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Rineka Cipta.
Sugiono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif dan R & D. Al-Fabet.
Sumardi, D., Mansari, M., & Albaba, M. F. (2022). Restoratif Justice, Diversi dan Peradilan Anak Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 110/Puu-X/2012. Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana Dan Politik Hukum, 11(2), 248–265. https://doi.org/10.22373/legitimasi.v11i2.16010
Susanti, D. E. (2019). Pemidanaan Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Studi Kasus Perkara Pidana No. 07/Pid-Sus-Anak/2017/PN.Pdg. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 4(2), 187–206. https://doi.org/10.33760/jch.v4i2.103
Wijayanta, T., & Firmansyah, H. (2018). Perbedaan Pendapat Dalam Putusan Pengadilan. Media Pressindo.




