PUBLICATION_ETHICS

Al-Ahkam Jurnal Syariah dan Peradilan Islam adalah jurnal yang memberikan kesempatan kepada setiap peneliti dan akademisi serta praktisi hukum yang mendapalami hukum Islam, hukum keluarga, ekonomi syari'ah dan ilmu hukum untuk mempublikasikan karyanya. Kami menerbitkan artikel asli dari penulis untuk disebarluaskan sebagai dasar pembaharuan dan pengembangan pengetahuan. Baik yang mengkaji secara teoritis maupun kajian sosiologis terhadap penerapan hukum di Indonesia.

Untuk memastikan kode etik dalam penulisan, maka berikut ini kami menyampaikan pernyataan etik terdapat artikel yang akan dipublish di Jurnal Al-Ahkam Jurnal Syariah dan Peradilan Islam,  baik sebagai editor, penulis dan reviewer. Adapun pernyataan etik jurnal ini adalah sebagai berikut:

 Tugas Penulis

  1. Standar Pelaporan:  Pelaporan yang ditulis oleh penulis harus didasarkan pada fakta empiris atau fakta yang sesungguhnya tanpa adanya data palsu. Penulis menarasikan seluruh isi artikelnya sesuai dengan kaidah-kaidah dan penulisan ilmiah dengan berpedoman pada templete yang telah disediakan oleh tim redaksi Jurnal. Data yang disajikan harus akurat dan valid oleh penulis. 
  2. Orisinalitas dan Plagiarisme:  Penulis harus memastikan karya yang akan dipublish pada jurnal ini dengan tingkat plagiarisme ringan. Segala rujukan yang diambil dari referensi lain harus disertakan sumbernya. Penulis tidak dibenarkan mengajukan artikel yang telah dipublish pada jurnal lain ke jurnal ini agar tidak ditemukannya duplikasi tulisan.
  3. Publikasi Berganda, Berlebihan, atau Bersamaan:  Penulis tidak dibenarkan mengirimkan artikel yang telah dan akan dipublikasin pada jurnal lain kepada jurnal ini. Sebelum mengirimkan artikelnya ke jurnal ini, penulis harus memastikan tidak akan mengirimkan lagi kepada jurnal lain agar terhindar dari tumpang tindih publikasi.
  4. Pengakuan Sumber:  Pada prinsipnya semua penulis harus memastikan mengetahui secara pasti isi dari tulisannya dan data yang disampaikan harus data yang benar-benar akurat dan valid sesuai dengan data yang sesungguhnya.
  5. Kepengarangan Makalah:  Kepengarangan publikasi penelitian harus secara akurat mencerminkan kontribusi individu terhadap pekerjaan dan pelaporannya. Kepengarangan harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi studi yang dilaporkan. Orang lain yang telah memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai rekan penulis. Dalam kasus di mana kontributor utama terdaftar sebagai penulis sementara mereka yang memberikan kontribusi kurang substansial, atau murni teknis, untuk penelitian atau publikasi dicantumkan di bagian pengakuan. Penulis juga memastikan bahwa semua penulis telah melihat dan menyetujui versi naskah yang dikirimkan dan pencantuman nama mereka sebagai rekan penulis.
  6. Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan:  Jika penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam naskah yang dikirimkan, maka penulis harus segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki makalah.

 Tugas Editor

  1. Keputusan Publikasi:  Berdasarkan laporan tinjauan dewan redaksi dan reviwer terhadap artikel yang masuk, editor dapat menerima, menolak, atau meminta modifikasi naskah.  
  2. Review Manuskrip:  Editor harus memastikan bahwa setiap manuskrip pada awalnya dievaluasi oleh editor untuk orisinalitas. Editor harus mengatur dan menggunakan peer review secara adil dan bijaksana. Editor harus menjelaskan proses peer review mereka dalam informasi untuk penulis dan juga menunjukkan bagian mana dari jurnal yang ditinjau oleh rekan sejawat. Editor harus menggunakan peer reviewer yang sesuai untuk makalah yang dipertimbangkan untuk dipublikasikan dengan memilih orang-orang dengan keahlian yang memadai dan menghindari mereka yang memiliki konflik kepentingan.
  3. Fair Play:  Editor harus memastikan bahwa setiap naskah yang diterima oleh jurnal ditinjau untuk konten intelektualnya tanpa memandang jenis kelamin, jenis kelamin, ras, agama, kewarganegaraan, dll dari penulis. Bagian penting dari tanggung jawab untuk membuat keputusan yang adil dan tidak memihak adalah menjunjung tinggi prinsip independensi dan integritas redaksional. Editor berada dalam posisi yang kuat dengan membuat keputusan tentang publikasi, yang membuatnya sangat penting bahwa proses ini seadil dan tidak memihak mungkin.
  4. Kerahasiaan:  Editor harus memastikan bahwa informasi mengenai manuskrip yang dikirimkan oleh penulis dijaga kerahasiaannya. Editor harus secara kritis menilai setiap potensi pelanggaran perlindungan data dan kerahasiaan pasien. Ini termasuk memerlukan persetujuan yang diinformasikan dengan benar untuk penelitian aktual yang disajikan, persetujuan untuk publikasi jika berlaku.
  5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan:  Editor Jurnal tidak akan menggunakan materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diserahkan untuk penelitiannya sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Editor tidak boleh terlibat dalam keputusan tentang makalah yang memiliki konflik kepentingan

 Tugas Reviewer

  1. Kerahasiaan: Reviewer bertanggungjawab menjaga kerahasiaan tulisan yang dikirimkan oleh Editor kepadanya. Data tersebut harus dijaga secara baik dan tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan yang lain kecuali sebagai bahan untuk dikomentari dan dikembalikan lagi kepada editor setelah dibaca secara komprehensif seluruh artikel.
  2. Pengakuan Sumber: Reviewer harus memastikan bahwa penulis mengutip sumber atau rujukan yang asli berdasarkan referensi yang tersedia.
  3. Standar Objektivitas:  Review naskah harus memberikan catatan sebagai masukan konstruktif secara objektif sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan, khususnya hukum Islam dan ilmu hukum pada umumnya.
  4. Pengungkapan dan Benturan Kepentingan:  Informasi atau ide istimewa yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh mempertimbangkan manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang dihasilkan dari persaingan, kolaboratif, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau institusi mana pun yang terkait dengan makalah. Dalam kasus tinjauan double-blind, jika mereka mencurigai identitas penulis, beri tahu jurnal jika pengetahuan ini menimbulkan potensi konflik kepentingan.
  5. Ketepatan:  peninjau diwajibkan untuk membaca seluruh artikel yang diajukan oleh editor. Reviewer harus mengembalikan artikel sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Dalam hal peninjau tidak mampu menyelesaikan tepat pada waktu yang ditetapkan, dapat dikomunikasikan dengan editor agar dapat diserahkan kepada reviewer yang lain.