Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v4i1.566Kata Kunci:
Telur Asin, Inovasi, Pencuci Telur, ProduktifitasAbstrak
Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Referensi
E. S. Agustina and M. Rojali, “Menciptakan nilai produk telor asin di desa banyu tajun dalam kecamatan sungai pandan kabupaten hulu sungai utara,” INOVATIF, vol. 3, no. 1, 2021.
M. F. Putri, “Telur asin sehat rendah lemak tinggi protein dengan metode perendaman jahe dan kayu secang,” JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), vol. 6, no. 02, pp. 93–102, 2019.
I. Ramli and N. Wahab, “Teknologi Pembuatan Telur Asin dengan Penerapan Metode Tekanan Osmotik,” ILTEK: Jurnal Teknologi, vol. 15, no. 02, pp. 82–86, 2020.
A. Khairina, L. Aini, R. S. Wahyuni, R. Musdalifah, Y. Agustia, and R. B. Putra, “Keunggulan Bersaing Usaha Mikro Hasil Olahan Kentang Usaha Dagang Inyak Berbasis Inovasi Produk,” Innovative: Journal Of Social Science Research, vol. 2, no. 1, pp. 357–361, 2022.
M. U. Batoebara, “Inovasi dan Kolaborasi dalam Era Komunikasi Digital,” Publik Reform, vol. 8, no. 1, pp. 29–38, 2021.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Rachmad Santoso, Hisbulloh Ahlis Munawi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a