Plastik Biodegradable Bahan Dasar Pati Singkong (Manihot esculenta) dengan Campuran Selulosa

Penulis

  • Safiah Safiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE-YPHB)

DOI:

https://doi.org/10.55616/jitu.v4i1.521

Kata Kunci:

Gliserol, pati, plastik biodegradable, singkong, selulosa

Abstrak

Plastik merupakan bahan pengemas yang banyak digunakan dan berkembang luas di seluruh negeri, tidak hanya di bidang industri, kemasan plastik juga banyak digunakan oleh retail, pedagang tradisional, dan rumah tangga.  Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah sampah plastik yaitu dengan membuat plastik yang dapat didegradasi oleh alam atau yang lebih dikenal dengan plastik biodegradable yang dapat  terurai oleh aktivitas mikro organisme menjadi air dan karbon dioksida setelah habis terpakai dan dibuang ke lingkungan. Plastik biodegradable biasanya terbuat berbahan dasar pati yang merupakan  karbohidrat sederhana polimer glukosa yang terdiri dari amilosa dan amilopektin. Sedangkan bahan tambahan lainnya yaitu selulosa yang dihasilkan dari Nata de Coco. Campuran pati dan selulosa diduga dapat meningkatkan karakteristik dari plastik biodegradable yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapakan plastik biodegradable yang optimal dengan penambahan selulosa dari nata de coco. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yang diteliti. Faktor pertama adalah rasio pati singkong dan nata de coco yang terdiri dari 3 taraf yaitu S1=6%, S2=8%, S3=10%. Faktor kedua adalah persentase selulosa nata de coco yang terdiri dari 3 taraf yaitu N1= 2%, N2=4%, N3=6%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaaan. Pengamatan yang dilakukan terdiri uji kadar air, uji daya serap air, uji kuat tarik dan elongasi serta uji biodegrasi. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi pati singkong 8% dengan konsentrasi nata de coco 4% (P2N2) yang menghasilkan plastik biodegradable yaitu kadar air 27,41%, daya serap air 23,23 %, kuat tarik 8.04 Mpa.

Referensi

Anggarini, F. 2013. Aplikasi Plasticizer Gliserol pada Pembuatan Plastik Biodegradable dari Biji Nangka. Skripsi Universitas Negeri Semarang.

Anker, M., Mats, S., and Anne-Marie, H., 2009. Relationship between the Microstructure and the Mechanical and Barrier Properties of Whey Protein Films. J. Agric. Food Chem,Vol. 48 : 3806-3816.

Candra, C, Setyaningrum, Kholisoh, H dan Siti, F. 2020. Optimasi Penambahan Gliserol sebagai Plasticizer pada Sintesis Plastik Biodegradable dari Limbah Nata de Coco dengan Metode Inversi Fasa. Jurusan Teknik Kimia, Universitas Muhammadiyah Surakarta. J. Tek. Kim. Ling. 2020, 4 (2), 96-104.

Esa, Faezah, Tasirin, Siti. M dan Rahman, Norliza. A. 2014. Overview of Bacterial Cellulose Production and Application”.International Conference on Agricultural and Food Engineering. Sciene Direct.

Garcia, N.L., L. Ribbon, A. Dufresne, M. Aranguren, and S. Goyanes. 2011. Effect of glycerol on the morphology of nano composites made from thermoplastic starch and starch nano crystals.Carbohydrate Polymers 84(1).

Ghanbarzadeh, B., H. Almasi, dan A. A.Entezami. 2011. Physical properties of edible modified starch/carboxymethyl cellulose films. Innovative Food Science and Emerging Technologies 11(4): 697–702.

Hasanah, U., A. Fibonnaci dan D. Wahyu. 2007. Pemanfaatan Limbah Makanan sebagai Alternatif Pembuatan Plastik Ramah Lingkungan sebagai Upaya Mengatasi Sampah Plastik di Indonesia. Karya Tulis Mahasiswa. Semarang: FMIPA UNNES.

Hidayat, F., Syaubari dan R. Salima. Pemanfaatan pati tapioka dan kitosan dalam pembuatan plastik biodegradable dengan penambahan gliserol sebagai plasticizer. Jurnal Litbang Industri. Vol. 10 No. 1, Juni 2020: 33 – 38.

Iskandar, Muhammad Z, Sri, M dan Fathanah. 2010. Pembuatan Film Selulosa dari Nata de Pina. Jurusan Teknik Kimia.Universitas syiah Kuala. Aceh.

Khoramnejadian, S. 2011. Converting Non-Biodegradable Plastic To Biodegradable By Using Natural Polymer To Help Environment Conservation. Journal of Food, Agriculture & Environment. 9 (2): 477-479.

Pamilia, C. 2014. Pembuatan Film Plastik Bioedgradable dari Pati Jagung dengan Penambahan Kitosan dan Pemlastis Gliserol. Jurnal Teknik Kimia No. 4, Vol. 20 hal 26. Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya: Palembang.

Ray, Anirban dan Aswatha, S.M. 2013. An Analysis of The Influence of Growth Periods on Physical Appearance, Acemannan and Elemental Distribution of Aloe vera L. Gel. West Bengal. Journal Industrial Crops and Products 48 (2013) 36-42.

Rinaldi, F. S, Gita, M, G, dan Hendra, S. 2014. Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Sifat Kekuatan Tarik Dan Pemanjangan Saat Putus Bioplastik Dari Pati Umbi Talas.

Selpiana, dkk. 2016. Pengaruh Penambahan Kitosan Dan Gliserol Pada Pembuatan Bioplastik Dari Ampas Tebu Dan Ampas Tahu. Jurnal Teknik Kimia. No. I, Mai 2016:57-64.

Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara. Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 3, No. 2.

Sanjaya, M.H dan Puspita, T. 2011. Pengaruh Penambahan Khitosan dan Plasticizer Gliserol Pada Karakteristik Plastik Biodegradable dari Pati Limbah Kulit Singkong.. Surabaya: Institut Teknik Surabaya.

Shakina J., Sathiya L.K. dan Allen G.R.G.2012. Microbial Degradation of Synthetic Polyesters from Renewable Resources. Indian Journal of Science. 1 (1): 21-28.

Sinaga, R.F. 2014. Pengaruh Penambahan Gliserol terhadap Sifat Kekuatan Tarik dan Pemanjangan Saat Putus Bioplastik dari Pati Umbi Talas. Jurnal Teknik Kimia USU, Vol. 3, No 2.

Syahrum, Netti, H dan Raswen. 2017. Pemanfaatan Pati Biji Cempedak (Artocarpus champeden) Untuk Pembuatan Edible Film. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian. Jom FAPERTA Vol. 4 No. 2.

Tarigan S dan Damanik H.C. 2018. Pengaruh komposisi sorbitol dan pati beras sebagai edible coating terhadap mutu buah salak (Slaca zalacea) selama penyimpanan.Jurnal Agroteknosains.2(1):194–203.

Diterbitkan

2023-06-15

Cara Mengutip

Safiah, S. (2023). Plastik Biodegradable Bahan Dasar Pati Singkong (Manihot esculenta) dengan Campuran Selulosa . Jurnal Ilmiah Teknik Unida, 4(1), 113–118. https://doi.org/10.55616/jitu.v4i1.521

Terbitan

Bagian

Articles