Analisis Pengendalian Kualitas Produk Roti Dengan Metode Statistical Quality Control di IRT. Jauharoh
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v4i1.434Kata Kunci:
Pengendalian dan Penjaminan Mutu, Statistical Quality Control.Abstrak
Kualitas merupakan aspek yang sangat penting untuk kepuasan pelanggan, dalam memproduksi suatu barang pastinya perusahaan wajib mencermati mutu dengan tujuan keinginan pelanggan bisa terpenuhi oleh perusahaan. IRT. Jauharoh merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan roti. Permasalahan yang ada di IRT. Jauharoh yaitu tidak adanya metode pengendalian kualitas sehingga menyebabkan produk roti sisir mengalami kecacatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab kecacatan dalam upaya mengendalikan kualitas produk roti sisir yang ada di IRT. Jauharoh. Metode analisis yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC) dan 5W + 1H. Adapun instrument pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan di IRT. Jauharoh. Tahapan analisis data dimulai dengan membuat check sheet, histogram, peta kendali P, diagram pareto, fishbone diagram dan analisis menggunakan 5W + 1H. Dari penelitian ini jenis kecacatan yang ditemukan ada 3 jenis yakni cacat gosong sebanyak 494 pcs, kulit terkelupas sebanyak 307 pcs dan isian keluar sebanyak 384 pcs . Hasil analisis menggunakan peta kendali P menunjukkan bahwa proporsi kecacatan selama masa produksi masih dalam batas kendali yakni dengan nilai CL 0,0762, UCL 0,1081 dan LCL 0,0443. Diagram pareto memperlihatkan jenis kerusakan pada produk roti sisir yang paling dominan adalah pada jenis cacat gosong dengan persentase kecacatan sebesar 41,7%. Fishbone diagram menunjukkan penyebab kecacatan berasal dari faktor manusia, mesin, metode, material dan lingkungan. Usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi produk cacat yakni melakukan perbaikan mesin secara berkala dan membuat SOP yang sesuai dengan kebutuhan pembuatan roti sisir serta memonitoring dan mengevaluasi terkait SOP yang sudah dibuat serta melakukan training/pelatihan kepada para karyawan.
Referensi
W. A. Shewhart and W. E. Deming, Statistical method from the viewpoint of quality control. Courier Corporation, 1986.
R. Adawiyah and D. S. Donoriyanto, ‘Analisis Kecacatan Produk Beras Kemasan 25 Kg Menggunakan Statistical Quality Control dan Failure Mode and Effect Analysis’, Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, vol. 8, no. 2, pp. 109–118, 2022.
I. Andespa, ‘Analisis Pengendalian Mutu Dengan Menggunakan Statistical Quality Control (Sqc) Pada Pt. Pratama Abadi Industri (Jx) Sukabumi’, E-Jurnal Ekon. dan Bisnis Univ. Udayana, vol. 2, p. 129, 2020.
T. Calvin, ‘Quality control techniques for" zero defects"’, IEEE Transactions on Components, Hybrids, and Manufacturing Technology, vol. 6, no. 3, pp. 323–328, 1983.
I. W. Burr, Statistical quality control methods. Routledge, 2018.
M. S. Arianti, E. Rahmawati, and R. R. Y. Prihatiningrum, ‘Analisis pengendalian kualitas produk dengan menggunakan statistical quality control (sqc) pada usaha amplang karya bahari di samarinda’, Jurnal Bisnis dan Pembangunan, vol. 9, no. 2, pp. 1–13, 2020.
T. S. Nasehudin and N. Gozali, ‘Metode penelitian kuantitatif’, 2012.
S. Bakhtiar, S. Tahir, and R. A. Hasni, ‘Analisa pengendalian kualitas dengan menggunakan metode statistical quality control (SQC)’, Industrial Engineering Journal, vol. 2, no. 1, 2013.
I. Irwan and D. Haryono, ‘Pengendalian Kualitas Statistik (Pendekatan Teoritis dan Aplikatif)’, 2015.
M. S. H. Elmas, ‘Pengendalian kualitas dengan menggunakan metode statistical quality control (SQC) untuk meminimumkan produk gagal pada toko roti barokah bakery’, Wiga: Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, vol. 7, no. 1, pp. 15–22, 2017.
C. Dupont et al., ‘Severe postpartum haemorrhage after vaginal delivery: a statistical process control chart to report seven years of continuous quality improvement’, European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology, vol. 178, pp. 169–175, 2014.
S. Bajaj, R. Garg, and M. Sethi, ‘Total quality management: a critical literature review using Pareto analysis’, International Journal of Productivity and Performance Management, vol. 67, no. 1, pp. 128–154, 2018.
R. Darmawan, A. W. Rizqi, and M. D. Kurniawan, ‘Analisis Pengendalian Kualitas Produk Tempe Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Di CV. Aderina’, SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, vol. 19, no. 2, pp. 295–300, 2022.
K. Knop and K. Mielczarek, ‘Using 5W-1H and 4M Methods to Analyse and Solve the Problem with the Visual Inspection Process-case study’, presented at the MATEC Web of Conferences, 2018, vol. 183, p. 03006.
J. C. Benneyan, ‘Use and interpretation of statistical quality control charts’, International Journal for Quality in Health Care, vol. 10, no. 1, pp. 69–73, 1998.
S. D. Bhosale, S. Shilwant, and S. Patil, ‘Quality improvement in manufacturing processes using SQC tools’, International Journal Engineering Research and Application, vol. 3, pp. 832–837, 2013.
N. Lemma, ‘Minimize defects of products to improve quality by statistical quality control tools in garment’, International Journal of Engineering Technology and Scientific Innovation, vol. 4, no. 6, pp. 297–311, 2019.
R. S. Raman and Y. Basavaraj, ‘Quality improvement of capacitors through fishbone and pareto techniques’, International Journal of Recent Technology and Engineering, vol. 8, no. 2, pp. 2248–2252, 2019.
R. Aditama and T. S. Imaroh, ‘Strategy for Quality Control of “Ayam Kampung” Production Using Six Sigma-DMAIC Method (Case Study in CV. Pinang Makmur Food)’, International Journal of Innovative Science and Research Technology, vol. 5, no. 1, pp. 538–553, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Moh Ririn Rosyidi mohammadrosyidi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a