Perencanaan Pusat Kerajinan Tangan Dari Limbah Cangkang Tiram Untuk Perempuan Pesisir Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis
Studi Kasus Desa Ujong Blang
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.923Keywords:
kemiskinan, peran perempuan pesisir, penanggulangan kemiskinan, limbah cangkang tiram, paviliunAbstract
Kemiskinan masyarakat pesisir disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan akan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, infrastruktur. Pemenuhan kebutuhan hidup dalam keluarga nelayan tidak akan pernah tercukupi apabila hanya mengandalkan pekerjaan pokok saja. Gambaran kondisi seperti ini akhirnya membuat ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya menjalankan peran reproduktif dan peran sosial, terjun dalam sektor produktif yang menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Perempuan yang memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian keluarga sering kali tidak mendapatkan dukungan yang cukup untuk mengoptimalkan perannya. Penelitian ini berlokasi di Desa Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Perempuan di desa Ujong Blang didekat pesisir kebanyakan berperan ganda selain menjadi ibu rumah tangga juga berdagang tiram sayangnya kebanyakan para perempuan hanya fokus terhadap pendapatannya sehingga limbah cangkang tiram kurang diperhatikan dan dibuang disekitar kediamannya yang menimbulkan limbah cangkang tiram berserakan yang dapat merusak lingkungan dan visual lingkungan karena menjadi kumuh. Perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam ekonomi keluarga melalui pemanfaatan limbah cangkang tiram, yang selama ini dianggap tidak berguna. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah tersebut dapat diubah menjadi produk bernilai jual tinggi seperti kerajinan tangan untuk membuka peluang baru dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Teknik pengumpulan data dengan studi pustaka, obsevasi dan wawancara. Data yang di dapat di lapangan di analisis oleh peneliti yang di deskripsikan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada perempuan dalam membantu kepala keluarga yang berjalan di sektor perdagangan dan pemberdayaan kemampuan berdagang para perempuan dalam megurangi kemiskinan dalam keluarga
References
G. A. Aziz, E. Rochaida, and Warsilan, “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” J. Ekon. Keuang. dan Manaj., vol. 12, no. 1, pp. 29–48, 2016.
Zakariya Anwar and Wahyuni, “Miskin Di Laut Yang Kaya?: Nelayan Indonesia,” Sosioreligius, vol. 1, no. 4, pp. 52–60, 2019.
Y. Anggraini, “Peran Perempuan Masyarakat Pesisir Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Nelayan Di Desa Bayah Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak,” J. Kebijak. Pembang., vol. 13, no. 1, pp. 97–106, 2018.
I. T. Matitaputty, T. V. Pattimahu, S. Ode, and M. Sangadji, “Peran perempuan pesisir dalam meningkatkan ekonomi keluarga di desa namlea ilath kecamatan batabual kabupaten buru,” 2022.
M. S. Indraswara and H. I. Alghifary, “Kajian Faktor Iklim Tropis pada Pasar Tradisonal,” Modul, vol. 19, no. 2, pp. 62–67, 2019.
R. R. Bambang and Y. Sari, “Penerapan Konsep Arsitektur Tropis Pada Bangunan Pendidikan ‘Studi Kasus Menara Phinisi UNM,’” J. Archit. Des. Dev., vol. 2, no. 1, p. 20, 2021, doi: 10.37253/jad.v2i1.4341.
H. F. S. Rusyda, B. I. Harsritanto, and R. Widiastuti, “Sifat Material Pada Ruang Terbuka Di Kota Lama Yang Terkait Dengan Termal,” Modul, vol. 17, no. 2, p. 85, 2018, doi: 10.14710/mdl.17.2.2017.85-88.
Erly Juliyani, “Peran Perempuan Dalam Perekonomian Keluarga Nelayan Di Pesisir Utara Kabupaten Lamongan,” Al-Maqashid J. Econ. Islam. Bus., vol. 2, no. 2, pp. 24–30, 2022, doi: 10.55352/maqashid.v2i2.267.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Shafira Adilla, Sisca Olivia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a