Penerapan Konsep Modern Tropis Pada Perancangan Tempat Pengolahan Ikan di Pusong Lama, Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.917Keywords:
Pengolahan Ikan, Perancangan, Arsitektur Modern Tropis, Kota LhokseumaweAbstract
Sektor perikanan di Kota Lhokseumawe memiliki peranan yang signifikan dalam perekonomian lokal, terutama bagi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada aktivitas ini. Di daerah Pusong Lama, profesi utama penduduk adalah sebagai nelayan yang secara langsung memanfaatkan sumber daya laut. Perancangan industri pengolahan ikan bertujuan salah satunya untuk mendukung kegiatan pelatihan mengenai dasar-dasar mengolah ikan, sekaligus membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kota Lhokseumawe. Pusong Fish Processing dirancang dengan mengusung konsep arsitektur modern tropis, kondisi ini disesuaikan dengan iklim lokal dan fasilitas-fasilitas publik di sekitar site. Proses penelitian meliputi analisis data lapangan, penentuan lokasi, serta desain dan penggambaran. Sektor perikanan di Kota Lhokseumawe berpotensi menghasilkan produk bernilai tinggi, dan pelatihan yang didorong oleh pemerintah setempat menjadi salah satu langkah positif yang mulai dijalankan. Dengan menerapkan konsep arsitektur yang nyaman dan aman, Pusong Fish Processing diharapkan dapat mendukung kegiatan pelatihan serta memberikan kenyamanan bagi pengguna dan pengunjung.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Najwa Ayu, Yenny Novianti, Soraya Matshura Hassan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a