karakteristik pola permukiman di pesisir pantai
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v4i2.689Kata Kunci:
Waterfront city, Karakteristik hunian, Pola permukiman masyarakat pesisirAbstrak
Kawasan pantai merupakan daerah yang sangat menarik untuk ditata dan diolah menjadi suatu kawasan area terbuka (open space) atau dengan cara eksplorasi waterfront city, namun kenyataan yang terjadi justru kawasan pantai ini menjadi daya tarik tersendiri oleh para nelayan untuk mendirikan bangunan hunian / pemukiman dengan tujuan agar dekat dengan tempat mencari nafkah mereka. Bangunan yang terdapat pada area tepian pantai (pesisir) secara teori harus memiliki karakter tersendiri yang berbeda dengan karakter bangunan yang ada di daerah daratan. Perbedaan itu bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, baik faktor internal (menyangkut pola hidup/perilaku masyarakat, budaya dan sebagainya) maupun faktor eksternal (menyangkut iklim, lokasi dan sebagainya).
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi jenis dan karakter bangunan yang ada di sepanjang pesisir Kampung Nelayan Kampung Jawa Lama Dusun Mutadhahuddin.
Lokasi penelitian dilakukan yakni di pesisir pantai, sepanjang pesisir Kampung Nelayan Kampung Jawa Lama Dusun Mutadhahuddin Kota Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti. Pusat penelitian ini berada di kawasan permukiman (hunian) masyarakat. Karaktersitik hunian pesisir diteliti berdasarkan fisik bangunan dan perilaku masyarakat pesisir terhadap penarapan pada pola bermukim.
Kata kunci : Waterfront city, Karakteristik hunian, Pola permukiman masyarakat pesisir
Referensi
karakteristik pola permukiman di pesisir pantai
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Hak Cipta (c) 2023 dian sahputra dian, Cut Azmah Fitri, Yenny Novianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.