Edukasi Bentuk dan Warna Sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas dan Keterampilan Anak Berkebutuhan Khusus
Studi Kasus SLBN Aneuk Nanggroe Desa Uteunkot Kota Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.55616/ikhlas.v2i1.655Kata Kunci:
Bentuk, Warna, Kreatifitas, Tunarungu, Tunagrahita, Sekolah Luar BiasaAbstrak
Pendidikan yang layak semestinya menjadi hak bagi anak berkebutuhan khusus. Sekolah Luar Biasa merupakan sarana pendidikan khusus untuk anak berkebutuhan khusus. Minimnya keberadaan SLB baik Negeri maupun Swasta di Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe mendorong pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam berkontribusi mengabdikan disiplin ilmu serta penerapan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) pada beberapa tipe anak berkebutuhan khusus, antara lain Tunarungu, Tunanetra, dan Tunagrahita mulai jenjang TK hingga Sekolah Dasar. Skema pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan berupa sharring session, workshop dan diakhiri dengan even perlombaan sebagai wujud melihat potensi dan serapan yang dicapai dari hasil pengabdian. Konsep pengabdian dengan judul edukasi bentuk dan warna merupakan wahana pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus yang belum pernah dilakukan di SLBN Aneuk Nanggroe. Salah satu tujuan penerapan edukasi ini antara lain meningkatkan kreatifitas dan inovasi anak didik SLB dalam mengembangkan kemampuan dan kualitas diri, sehingga meningkatkan ketrampilan dan keahlian. Selain itu, mewujudkan inovasi anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki kepercayaaan diri, dapat beradaptasi serta menjadi bagian dari masyarakat produktif dengan karya yang dimiliki. Metode pelaksanaan tentunya berkolaborasi dengan tenaga pengajar pada mitra pengabdian yang berlokasi di Desa Uteunkot yang merupakan salah satu desa di lingkungan Universitas Malikussaleh.
Referensi
Andriyansa, R., Sulistyo, B. W., & Atika, F. A., (2021). Penerapan Tema Arsitektur Perilaku pada Desain Fasilitas Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya. Tekstur : Jurnal of Architecture. 2(1), 31-36.
Astuti, A. . (2018). Penerapan Warna Pada Ruang Interior Anak Autis. NARADA, Jurnal Desain & Seni, 33–44.
Ayunintyas, K., (2019). Sekolah Luar Biasa Saraswati Learning Center dengan Konsep Fun but Functonal. Skripsi. Institut Teknologi Sepuluh November.
Krismanto, R., Prabowo, E. K. A.,Wibowo, M. E. (2022). Penerapan Cat Mural Pada Dinding Kelas Dan Pagar Sebagai Upaya Meningkatkan Suasana Belajar Kelas 1 SD Kanisius Pendowo, Magelang, Jawa Tengah. Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 5(2), 136-141.
Mirnawati. (2020). Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi. (p. 21-78). Yogyakarta : Deepublish
Noviyanti, W., Isnaini, S., Kirana, K. A., (2022). Pengajaran Warna Dasar Kepada Siswa Siswi Sekolah Alternatif Anak Jalanan Jakarta Selatan. Jurnal Pedes - Pengabdian Bidang Desain. 2(2), 137.
Novianti, Y., & Amalia, L. (2022). Ornamen Rumah Adat Aceh Utara dalam Terminologi Arsitektur. Jurnal Arsir, 6(2), 136–152.
Novianti, Y., Dafrina, A., & Arta, F. A. (2023). Settlement Pattern Morphology of Ampera Village. Jurnal Arsitektur. 13(1), 1–18.
Novianti, Y., Ginting, N., & Marpaung, B. O. Y. (2018). Place attachment of the public space in Krueng Cunda. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 126(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/126/1/012154
Sari, Y., Aqli, W., & Afgani, J. J. (2021). 10096-30562-1-Pb. 4(1), 43–48. https://doi.org/10.24853/jpmt.4.1.43-48



Ikhlas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat