PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP SIARAN BERITA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIA (LPP RRI) BANDA ACEH DI GAMPONG PUNIE KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR

Authors

  • Hamdani AG, Yusrizal, Indra Utama nasution Universitas Iskandar Muda

DOI:

https://doi.org/10.55616/julika.v1i2.927

Keywords:

Persepsi Masyarakat, Siaran Berita, LPP RRI Banda Aceh

Abstract

Berita merupakan penyampaian informasi yang dapat ditemui pada radio umumnya menggunakan format menghadirkan reporter di lapangan ataupun melalui media telepon, bentuknya tanyajawab antara penyiar dengan narasumber./ Permasalahan penelitian adalah bagaimana Persepsi Tokoh Masyarakat Terhadap Siaran Berita Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh di Gampong Punie Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar? dan apa saja berita Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh diminati masyarakat Gampong Punie Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Untuk menjawab rumusan masalah, maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan sebanyak 4 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berbentuk observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data berpedoman pada analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Persepsi Tokoh Masyarakat Terhadap Siaran Berita Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh di Gampong Punie Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar masih belum dapat dikatakan cukup menarik, sehingga masyarakat tidak tertarik mendengarkan berita tersebut. Di sisi lain, berita RRI Banda juga masih belum disiarkan secara lebih akurat, sehingga menimbulkan kebosanan dikalangan masyarakat. Kemudian, berita RRI Banda Aceh juga masih belum dapat memperluas wawasan masyarakat. Berita Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banda Aceh yang diminati masyarakat Gampong Punie Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar terdiri atas berita berita pagi karena menampilkan berita dan informasi seputar perkembangan daerah Aceh. Di sisi lain, berita siang juga diminati oleh masyarakat disebabkan memberitakan informasi mengenai perkembangan daerah dan wilayah lain di Indonesia. Kemudian, masyarakat Banda Aceh juga meminati berita sore, karena dalam berita tersebut diinformasi seputar peristiwa yang terjadi di Indonesia maupun luar negeri.

 

References

Ardianto, Elvinaro.(2014). Handbook of Public Relations. Bandung: Simbiosa.

Dennis, Fitriyan G. (2013). Bekerja Sebagai News Presenter. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama,

Effendi, Onong Uchjana. (2013). DInamika Komunikasi. Jakara: Raja Grafindo Persada.

Facruddin, Andy. (2012). Dasar-dasar produksi Televisi. Jakarta: Prenata Media Group

Liliweri, Alo. (2011). Makna Budaya dalam Komunikasi antar Budaya. Yogjakarta. PT. LKiS

McQuail, Denis. (2011). Teori Komunikasi Massa McQuail. Edisi 6. Buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.

Moleong, Lexy. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nurudin. (2013). Komunikasi Massa. Malang : Cespur press.

Sendjaja, Djuarsa. (2012). Teori Komunikasi. Jakarta : Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Triartanto. (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raha Grafindo Persada.

Wahyudi, Akdon H. (2012). Menajemen Konflik dalam Organisasi. Bandung: Alfabeta

Walgito. (2013). Komunikasi Massa. Jakarta: Djambatan.

Downloads

Published

2024-12-20

How to Cite

AG, H. (2024). PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP SIARAN BERITA LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK RADIO REPUBLIK INDONESIA (LPP RRI) BANDA ACEH DI GAMPONG PUNIE KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 51–58. https://doi.org/10.55616/julika.v1i2.927

Issue

Section

Articles