Analisis Tipologi Permukiman Pesisir Di Desa Babul Makmur Dan Desa Miteum, Kabupaten Simeulue
DOI:
https://doi.org/10.55616/jitu.v5i2.904Abstrak
Pulau Simeulue merupakan wilayah kepulauan di Provinsi Aceh memiliki pertumbuhan permukiman pesisir yang masih berkembang. Permukiman pesisir merupakan permukiman yang terdiri atas hunian penduduk, bangunan instansi pemerintah, rumah ibadah dan lingkungan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan wilayah pesisir, berada antara perbatasan perairan dan daratan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menemukan tipologi permukiman pesisir yang berkembang di Pulau Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan applied research (penelitian terapan) berdasarkan respon di lapangan terkait tipologi permukiman pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dan kajian preseden terhadap penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian diharapkan dapat menemukan tipologi permukiman pesisir di dua desa yaitu Desa Babul Makmur dan Desa Miteum di Kecamatan Simeulue Barat.
Referensi
Naing, N. (2015). Karakteristik Pemukiman Kumuh Pesisir.
Asmal, I. (2016). Rencana Buku Ajar Universitas Hasanuddin. April.
Herdiansyah, A. (2021). Kutai Dalam Tipologi Arsitektur.
Djumiko. (2016). Morfologi Batas Kota Surakarta Kasus: Batas Kota Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur.
BPS Simeulue. (2023). Kecamatan Simeulue Barat Dalam Angka 2023.
Arif Rachman, E. Yochanan, Andi Ilham Samanlangi, H. P. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rahmat Ramadhan, Cut Azmah Fithri, Sisca Olivia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










This work is licensed under a