Alasan Meningkatnya Cerai Gugat Pada Tahun 2021 di Mahkamah Syar'iyah Aceh Singkil

Abstract

Kajian ini berangkat dari maraknya istri di Aceh Singkil menggugat suaminya untuk berpisah pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan menganalisa alasan istri menggugat suaminya di Mahkamah Syar’iyah Aceh Singkil dan upaya yang dilakukan dalam menimalisir cerai gugat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dimaksudkan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas cerai gugat di Mahkamah Syar’iyah Singkil. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara. Adapun hasil penelitiannya adalah alasan cerai gugat di pengadilan Mahkamah Syar’iyah Singkil yakni, karena tidak mendapat nafkah sesuai dengan semestinya dari sang suami dan karena ada pihak ketiga, sehingga membuat keharmonisan keluarga menjadi hilang. Upaya yang dilakukan dalam menimalisir angka cerai gugat dengan cara memediasi keduabelah pihak. Namun upaya tersebut belum maksimal yang diharapkan.

References

Abdullah, Boedi. et al. (2013). Perkawinan Perceraian Keluarga Muslim. Bandung: Pustaka Setia. 2013.

Adi, Rianto. (2004). Metodologi Penelitian sosial dan Hukum, Jakarta: Granit.

Al-Barudi, Syaikh Imad Zaki. (2003). Tafsir Wanita, cet. 1, terj. Samson Rahman. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

As-Subki, Ali Yusuf . (2010). Fikih Keluarga. Terj. Nur Khozin, Jakarta: Amzah

Az-Zuhaili, Wahbah. (2011). Fiqih Islam wa Adillatuhu, terj. Abdul Hayyie Al- Kattani dkk, cet. 1. Jakarta: Gema Insani.

Bungin, Burhan. (2003). Analisis data kualitatif: Pemahaman Filosofi dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Enizar. (2014). Hadis Hukum Keluarga I. Bandung: STAIN Press Metro.

Fauzan, Saleh. (2005). Fiqih Sehari-hari, terj. Abdul Hayyie Al-Kattani, Ahmad Ikhwani dan Budiman Mustofa, cet. 1. Jakarta: Gema Insani Press.

Hamka. (2007). Tafsir Al-Azhar. Malaysia: Pustaka Nasional PTE LTD Singapura.

Harianti, H. et al., (2021). Sensitivitas Hakim Terhadap Perlindungan Hak Isteri Dalam Kasus Cerai Gugat (Analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Nomor 157/Pdt. G/2020/Ms. Bna). Jurnal MEDIASAS: Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 4(1), 47-67.

Isnaeni. (2016). Hukum Perkawinan Indonesia, Bandung : PT. Refika Aditama.

Kesuma, D. A., & Hasyim, R. (2021). Analisis Faktor Penyebab Tingginya Angka Cerai Gugat Pada Masa Pandemi COVID-19 di Kota Palembang. Jurnal Hukum Tri Pantang, 7(1), 13-26.

Nurlaili, C. W. (2017). Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Cerai Gugat Pada Mahkamah Syar’iyah Meulaboh. deliberatif, 1(1), 129-149.

Rusyd, Ibnu. 2007). Bidayatul Mujtahid, terj. Imam Ghazali Said dan Achmad Zaidun. Jakarta: Pustaka Amani

Syaifuddin, Muhammad et al. (2018). Hukum Perceraian, Jakarta : Sinar Grafika

Suryabrata, Sumadi. (1992). Metodologi Penelitian, Jakarta, Rajawali Pers

Sudarto. 2013). Ilmu Fikih (Refleksi Tentang: Ibadah, Mu’amalah, Munakahat dan Mawaris). Yogjakarta: CV Budi Utama

Sabiq, Sayyid. (2013). Fiqih Sunnah, terj. Abu Sauqina dan Abu Aulia Rahma, cet. II. Jakarta: Tinta Abadi Gemilang

Syaikh Al-Alamah Muhammad bin ‘abdurrahman Ad-Dimasyqi, Rahmah Al-Ummah fi Ikhtilaf Al-A’immah. (2017). Fiqih Empat Mazhab, terj. Abdullah Zaki Alkaf. Bandung: Hasyimi.

Saifuddin, S., & Misbayanti, M. (2020). Analisis Terhadap Faktor Tingginya Angka Cerai Gugat (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Polewali Tahun 2019). J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 5(2), 59-85.

Qardhawi, Yusuf. 2003. Fatwa Qardhawi: Problematika Islam Masa Kini, terj. Tarmana Ahmad Qasim dan sofyan Endang Suhida, cet. Bandung: Triegenda Karya, 1995.

https://rri.co.id/aceh-singkil

https://beritakini.co/news

Published

2022-06-18

How to Cite

Alasan Meningkatnya Cerai Gugat Pada Tahun 2021 di Mahkamah Syar’iyah Aceh Singkil. (2022). Al-Ahkam: Jurnal Syariah Dan Peradilan Islam, 2(1), 15-32. Retrieved from https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/jspi/article/view/225