https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/issue/feed Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2023-12-31T20:31:58+07:00 Guree : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar guree@unida-aceh.ac.id Open Journal Systems <ul> <li><strong>E-ISSN: <a href="https://manajemen-issn.brin.go.id/publish?param=20230613361673949" target="_blank" rel="noopener">2988-3083</a> (online)</strong></li> <li><strong>URL:</strong> <a href="https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/index">https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/index</a></li> </ul> <p><strong>Guree: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar</strong> diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Univesitas Iskandar Muda Banda Aceh. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar berkonsentrasi pada penelitian pada pembahasan tentang <strong>praktik</strong>, <strong>kebijakan</strong>, <strong>teori</strong>, <strong>isu-isu terkini</strong> dan masa depan di bidang pendidikan dan keguruan, membawa kepada para pembacanya temuan-temuan terbaru, terluas, dan terpenting di bidang pendidikan khususnya pendidikan dasar. </p> <p> </p> https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/584 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SD NEGERI SIMPANG TURUE 2023-08-15T10:18:55+07:00 Risa Raha Nurakmal risa40135@gmail.com Ruslaini ruslaini@unida-aceh.ac.id Fita Nelyza fitanelyza.chemistry@gmail.com <p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>This review plans to decide the impact of applying the Issue Based Learning (PBL) learning model on friendly examinations learning results for 5th grade understudies at SD Negeri Simpang Turue. One of the principal signs of the nature of not entirely set in stone by the element of educator quality. Educators are expected to be experts in their fields. Thusly, one of the learning models that can be utilized by educators to make understudies effectively associated with the social examinations educational experience in class, particularly in the monetary exercises of Indonesian culture is the utilization of the Issue Based Learning Model. The motivation behind this study was to decide the impact of the Issue Put together Getting the hang of learning model with respect to the financial exercises of the Indonesian nation on the learning results of SD Negeri Simpang Turue understudies, Mane Locale, Pidie Regime. The sort of exploration utilized is the Pre-Trial Plan with the One-Gathering Pretest-Posttest Configuration model. The populace in this review were all 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Region and the example was taken by all out examining, to be specific 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Locale. Gathering information utilizing a trial of learning results. Investigation of understudy learning results information utilizing t-test insights In view of the typical contrast test with the right-hand side test (t test) it is found that tcount &gt; ttable, in particular 10.60 &gt; 1.734. In view of the consequences of this review, it shows that the use of the issue based learning model to the monetary movement material of the Indonesian public impacts the learning results of 5th grade understudies at SDN Simpang Turue, Mane Locale, Pidie Rule. With a normal pretest score of 63.15 and a normal posttest score of 76.84</em><strong><em>.</em></strong></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong>Keywords:</strong><strong>&nbsp;</strong><em>Learning Model Issue Based Learning, People group Financial aspects, Understudy Learning Results</em></p> <p><strong>Abstrak:</strong><strong>&nbsp;</strong>Kajian ini dimaksudkan dalam mempelajari jenis Issue Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar tes persekutuan siswa kelas V SD Negeri Simpang Turue. Salah satu indikasi utama sifat masih di udara oleh sifat guru. Guru seharusnya menjadi spesialis di bidangnya. Oleh karena itu, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menjadikan siswa benar-benar nyambung dengan pengalaman pembelajaran tes sosial di kelas, khususnya dalam persiapan terkait uang sosial Indonesia adalah pemanfaatan Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Isu Sosial yang dihubungkan dengan Latihan Moneter Negara Indonesia terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri Simpang Turue Daerah Mane Kabupaten Pidie. Jenis investigasi yang digunakan adalah Pre-Preliminary Arrangement dengan model One-Social Event Pretest-Posttest Setup. Populasi dalam kajian ini adalah semua siswa kelas 5 di SDN Simpang Turue, Mane Area dan contoh diambil dengan strategi skala penuh, khusus untuk siswa kelas 5 di SDN Simpang Turue, Mane Lokal. Mengumpulkan data dengan menggunakan pendahuluan hasil belajar. Pengujian data hasil belajar siswa dengan menggunakan uji canny t. Dilihat dari uji beda biasa dengan uji ruas kanan yaitu 10,60 &gt; 1,734. Mencermati hasil kajian tersebut, ternyata&nbsp;penggunaan model pembelajaran berbasis masalah pada materi pembangunan uang masyarakat Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 5 SDN Simpang Turue Kabupaten Mane Kabupaten Pidie. Dengan nilai pretest tipikal 63,15 dan nilai posttest biasa 76,84.</p> <p><strong>Kata</strong><strong>&nbsp;</strong><strong>kunci:</strong><strong>&nbsp;</strong><em>Model Pembelajaran Issue Based Getting Learning, Hasil Belajar Siswa</em></p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/588 PENGARUH MODEL WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI SIKLUS HIDROLOGI 2023-08-16T14:11:51+07:00 Cut Yulia Miranda cutyuliamirandaa@gmail.com Nura Azkia nuraazkia18@gmail.com Ruslaini ruslaini@unida-aceh.ac.id <p><strong>Abstract:</strong> <em>The reason for this review was to decide the impact of the word square model on understudy learning results in the social examinations subject on the hydrological cycle for class V SD Negeri Mesjid Andeu. The strategy utilized was pre-explore different avenues regarding a one gathering pretest-posttest research plan. The populace in this review was all of class V adding up to 22 understudies. The example in the review were 22 5th grade understudies at SD Negeri Mesjid Andeu. Research instruments comprise of perceptions, tests, archives. Test the legitimacy of the inquiries in the high class with a worth of 0.81. Information assortment procedures incorporate tests, perceptions, and records. Information examination methods utilize the typical recipe, ordinariness test, Matched Example T-test. The consequences of his examination that the aftereffects of testing the speculation that the importance level is the importance level (2 followed) &lt;0.05, it very well may be presumed that there is a distinction in the normal understudy learning results for the pretest and posttest. Importance (2 followed) &gt; 0.05, it tends to be presumed that there is no distinction in the normal understudy learning results for the pretest and posttest. In this way, the end from the consequences of the Matched Example T-test is a Meaning of 0.000 (2 followed) &lt;0.05, then Ho is dismissed. Thus, it tends to be presumed that there is a distinction in the normal pretest and posttest learning results of understudies in understanding the hydrological cycle and soil through the word square gaining model or there is an impact from the word square model on understudy learning results in the hydrological cycle and soil material. Then, the speculation for the t-test, can be broke down by taking a gander at the dispersion table. The aftereffects of testing the speculation are 11.982 (t test) &gt; 1.72472 (t table) then Ho is dismissed and Ha is acknowledged. In this way, there is an impact of the word square model on understudy learning results in the hydrological cycle and soil material.</em></p> <p><strong>Keywords:</strong><em> The influence of the word square model, the results of studying the hydrological cycle </em></p> <p><strong>Abstrak:</strong> Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model word square terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ujian sosial siklus hidrologi kelas V SD Negeri Mesjid Andeu. Strategi yang digunakan adalah pra-eksplorasi jalan yang berbeda mengenai rencana penelitian pretest-posttest one gathering. Populasi dalam ulasan ini adalah semua kelas V berjumlah 22 siswa yang direview adalah 22 siswa kelas 5 SD Negeri Mesjid Andeu. Instrumen penelitian terdiri dari persepsi, tes, arsip. Uji keabsahan inkuiri pada kelas atas dengan nilai 0,81. Prosedur pengumpulan informasi menggabungkan tes, persepsi, dan catatan. Metode pemeriksaan informasi menggunakan resep khas, uji kebiasan, Matched Example T-test. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa konsekuensi pengujian spekulasi bahwa tingkat kepentingan adalah tingkat kepentingan (2 diikuti) &lt; 0,05, sangat mungkin beralasan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa normal untuk pretest dan posttest. Importance (2 following) &gt; 0.05, maka cenderung diduga tidak ada perbedaan hasil belajar siswa normal untuk pretest dan posttest. Dengan demikian, akhir dari akibat Matched Example T-test adalah Arti 0,000 (2 diikuti) &lt; 0,05, maka Ho ditolak. Dengan demikian, cenderung diduga ada perbedaan hasil belajar normal pretest dan posttest siswa dalam memahami siklus hidrologi dan tanah melalui model word square gain atau ada pengaruh dari model word square terhadap hasil belajar siswa di siklus hidrologi dan material tanah. Kemudian, spekulasi untuk uji-t, dapat dipecah dengan melihat tabel dispersi. Hasil pengujian spekulasi adalah 11,982 (uji t) &gt; 1,72472 (t tabel) maka Ho ditolak dan Ha diakui. Dengan demikian, terdapat pengaruh model word square terhadap hasil belajar siswa pada siklus hidrologi dan materi tanah. <br /><strong>Kata kunci:</strong> <em>Pengaruh model word square, hasil belajar siklus hidrologi </em></p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/589 PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JENIS USAHA EKONOMI YANG DIKELOLA SENDIRI KELAS V SD NEGERI PINEUNG 2023-08-16T11:36:35+07:00 Fitria Zahara zaharafitria5@gmail.com Ruslaini ruslaini@unida-aceh.ac.id Elly Rizki Diandita ellykinomoto@gmail.com <p><em>The motivation behind this review was to decide the impact of the Issue Based Learning (PBL) Model on Understudy Learning Results in Material Kinds of Independent Financial Endeavors for Class V SD Negeri Pineung. The strategy utilized was pre-try different things with a one gathering pretest-posttest research plan. The populace in this review was all of class V adding up to 20 understudies. The example in the review were 20 5th grade understudies at Pineung State Primary School. Research instruments comprise of perceptions, tests, archives. Test the legitimacy of the inquiries in the high classification with a worth of 0.83. Information assortment methods incorporate perception, tests, and reports. Information investigation strategies utilize the typical equation, ordinariness test, Matched Example T-test. The aftereffect of his exploration is that the importance level (2 followed) is 0.000 &lt;0.05. In this way, Ho is dismissed and Ha is acknowledged. This really intends that there is a distinction in the normal pretest and posttest learning results of understudies in understanding the sorts of financial ventures that are independent through the PBL model or There is an impact from the PBL model on understudy learning results in the material on the hydrological cycle and soil. Then, the speculation for the t-test, can be broke down by taking a gander at the dispersion table. The aftereffect of testing the speculation is that on the off chance that 10.487 &gt; 2.08596, Ho is dismissed and Ha is acknowledged.</em></p> <p>Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Issue Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Macam Usaha Keuangan Mandiri Kelas V SD Negeri Pineung. Strategi yang digunakan adalah pre-try different things dengan one gathering pretest-posttest research plan. Populasi dalam ulasan ini adalah semua kelas V berjumlah 20 siswa. Contoh yang direview adalah 20 siswa kelas 5 SD Negeri Pineung. Instrumen penelitian terdiri dari persepsi, tes, arsip. Uji keabsahan pertanyaan pada klasifikasi tinggi dengan nilai 0,83. Metode pengumpulan informasi menggabungkan persepsi, tes, dan laporan. Strategi penyelidikan informasi menggunakan persamaan tipikal, uji kebiasan, uji-T Contoh Cocok. Akibat lanjutan dari eksplorasinya adalah tingkat kepentingan (2 diikuti) adalah 0,000 &lt; 0,05. Dengan cara ini, Ho dihilangkan dan Ha diakui. Hal ini dimaksudkan agar ada perbedaan hasil belajar normal pretest dan posttest siswa dalam memahami jenis usaha keuangan yang mandiri melalui model PBL atau Ada pengaruh model PBL terhadap hasil belajar siswa pada materi di atas siklus hidrologi dan tanah. Kemudian, spekulasi untuk uji-t, dapat dipecah dengan melihat tabel dispersi. Hasil pengujian spekulasi adalah jika 10,487 &gt; 2,08596 maka Ho ditolak dan Ha diakui.</p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/590 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING PADA MATERI GAYA DAN GERAK TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SD NEGERI SIMPANG TURUE 2023-08-16T12:18:55+07:00 Cut Rita Murdani cutritamurdani@gmail.com Fita Nelyza fitanelyza.chemistry@gmail.com Ruslaini ruslaini@unida-aceh.ac.id <p><strong>Abstrak:</strong> <em>Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Snowball Tossing terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 4 SD Negeri Simpang Turue. Salah satu ciri pokok dari sifat tidak sepenuhnya ditentukan oleh variabel kualitas pendidik. Pendidik diharapkan menjadi ahli di bidangnya. Oleh karena itu, salah satu model pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk menjadikan siswa terlibat secara efektif dengan pengalaman ilmu yang berkembang di kelas, khususnya pada materi Gaya dan Perkembangan adalah dengan menerapkan Model Snowball Tossing. Motivasi penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Tossing pada materi Gaya dan Gerak terhadap hasil belajar siswa SD Negeri Simpang Turue Daerah Mane Peraturan Pidie. Jenis eksplorasi yang digunakan adalah Pre-Exploratory Plan dengan model One-Gathering Pretest-Posttest Configuration. Populasi dalam tinjauan ini adalah semua siswa kelas 4 SDN Simpang Turue, Mane Area dan contoh diambil dengan pemeriksaan mutlak, khusus untuk siswa kelas 4 di SDN Simpang Turue, Mane Lokal. Mengumpulkan informasi dengan memanfaatkan uji coba hasil belajar. Penyelidikan informasi hasil belajar siswa dengan menggunakan uji-t faktual Berdasarkan uji beda biasa dengan uji sisi kanan (uji t) diperoleh thitung &gt; ttabel, yaitu 10,83 &gt; 1,734. Mencermati akibat dari tinjauan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan model Snowball Tossing pada materi Gaya dan Gerak berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN Simpang Turue, Daerah Mane, Pidie Rule. Dengan skor pretest normal 61,5 dan skor posttest normal 75.</em></p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Model Pembelajaran Snowball Tossing, Gaya dan Perkembangan, Hasil Belajar Siswa </em></p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/613 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN 2023-09-23T16:16:53+07:00 Qanita Bilqisti qanitabilqisti4802@gmail.com Helmi Suardi helmisuardi@unida-aceh.ac.id Elly Rizki Diandita ellykinomoto@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media pembelajaran ular tangga terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan fokus pada materi pecahan. Pecahan merupakan salah satu topik yang kompleks dalam matematika dan seringkali menjadi tantangan bagi siswa dalam memahaminya. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik seperti ular tangga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas IV A sebagai kelas kontrol dan IV B sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang mencakup pemahaman siswa terkait materi pecahan. Analisis data yang digunakan yaitu uji-t menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 25, untuk membandingkan perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil statistik yang telah dilakukan memperoleh nilai asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,00. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dikatakan Ha diterima dan Ho ditolak karena 0,00 &lt; 0,05. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran ular tangga terhadap hasil belajar matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh.</p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/618 EFEKTIFITAS PENERAPAN METODE SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD NEGERI LAMTEUNGOH ACEH BESAR 2023-10-17T16:09:36+07:00 Cut Maulina cutlina2002@gmail.com Fita Nelyza fitanelyza.chemistry@gmail.com <p><em>Penelitian ini dilakukan untuk melihat efektifitas penerapan metode simulasi pada materi Revolusi dan Rotasi Bumi guna meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan metode konvensional</em><em>.</em> <em>Adapun metode penelitian yang digunakan adalah </em><em>&nbsp;metode Quasi Eksperimen melalui desain pretest dan posttest</em><em>.</em><em> Sampel penelitian </em><em>berjumlah 25 </em><em>orang</em><em>. </em><em>Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik Random Sampling. Berdasarkan hasil perhitungan independent sample t-test diperoleh rata - rata kenaikan kelompok eksperimen adalah sebesar 85,20, sedangkan kenaikan kelas kontrol sebesar 73,60 sehingga diketahui kenaikan skor hasil belajar kelas eksperimen lebih besar 11,6 dibandingakn dengan kelas kontrol. Selain itu diketahui juga nilai T<sub>hitung&nbsp; </sub>adalah 3,609 dengan signifikansi 0,001. Nilai T<sub>tabel</sub> adalah 1,714. Jadi dapat disimpulkan bahwa T<sub>hitung </sub>&gt; T<sub>tabel</sub>&nbsp; (3,609 &gt; 1,714) dan nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 (p= 0,001&lt;0,05), sehingga dapat dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan skor hasil belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>a </sub>diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA dengan metode simulasi. </em></p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/660 BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF DITINJAU DARI FILSAFAT KONSTRUKTIVISME PADA PENDIDIKAN DASAR 2023-12-11T21:27:26+07:00 Ruslaini ruslainizulkarnain@gmail.com Amir Mukhlis amirmukhlis@hotmail.com Anita Yus anitayus@unimed.ac.id <p>Kajian ini membahas tentang berpikir kritis dan berpikir kreatif dalam konteks filsafat konstruktivisme pada pendidikan dasar. Filsafat konstruktivisme melihat belajar sebagai proses aktif di mana individu membangun dan menciptakan pengetahuan mereka sendiri berdasarkan pengalaman mereka. Dalam konteks ini, berpikir kritis dan berpikir kreatif menjadi dua komponen penting. Berpikir kritis dalam konstruktivisme melibatkan kemampuan untuk melihat di luar apa yang tampak, membedakan antara informasi yang relevan dan tidak relevan, dan mengembangkan kemampuan untuk menjadi pemikir yang mandiri. Ini bukan hanya tentang mengetahui apa yang tampak atau aktual, tetapi juga tentang memahami konsep dan ide yang mendasarinya. Di sisi lain, berpikir kreatif dalam konstruktivisme adalah tentang berpikir dengan imajinasi. Ini sering disalahpahami sebagai kemampuan berpikir yang hanya dibutuhkan untuk bidang tertentu saja, seperti seni. Namun, berpikir kreatif juga dibutuhkan dalam bidang lain seperti sains dan teknologi. Berpikir kreatif adalah berpikir <em>out of the box</em>, mencari solusi baru dan inovatif untuk masalah, dan menciptakan ide-ide yang baru. Untuk itu, keterampilan berpikir baik berpikir kritis maupun berpikir kreatif adalah keterampilan penting yang perlu dikuasai oleh siswa pada jenjang pendidikan dasar di era modern ini. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran pada filsafat konstruktivisme, yang mendorong kedua jenis pemikiran ini merupakan hal yang penting dalam pendidikan dasar.</p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/guree/article/view/695 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) MELALUI MEDIA GAMBAR DAN METODE TANYA JAWAB PADA MATERI JENIS SUMBERDAYA ALAM PADA SISWA KELAS IV SDN PAMIJAHAN BOGOR 2023-12-31T20:31:58+07:00 Khairul Ismi khairulismi@unida-aceh.ac.id Monica Kusuma Andini monicakusumaandini@gmail.com Risy Mawardati Risy mnur910@gmail.com <p>Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dan masih rendahnya dalam memahami materi yang telah disampaikan guru, masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana menggunakan media gambar dan metode tanya jawab untuk mencapai hasil belajar IPA siswa kelas empat pada materi Jenis Sumber Daya Alam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas empat pada mata pelajaran IPA tentang berbagai jenis sumber daya alam. Siswa di kelas empat dijadikan sebagai sumber data penelitian. SDN Pamijahan 01 Kecamatan Pamijahan yang berjumlah 24 siswa. Penelitian dilakukan pada semester kedua tahun ajaran 2022/2023. Ada dua siklus untuk penelitian. Baik data kuantitatif maupun kualitatif dikumpulkan. Data kuantitatif adalah informasi yang diperoleh dari hasil tes formatif setiap siklus. Sedangkan observasi yang dilakukan selama setiap siklus pembelajaran memberikan data kualitatif. Untuk menetapkan hasil belajar siswa, data yang dikumpulkan kemudian digabungkan dengan standar keberhasilan. Hasil Belajar Siswa Hanya 18 siswa (atau 75%) pada siklus I yang mendapat nilai sempurna. Jumlah siswa meningkat menjadi 22 pada siklus II (90%) dan nilai rata-rata siklus II adalah 81,75. Kesimpulan penelitian ini adalah anak-anak kelas IV dapat belajar lebih banyak tentang sains dengan menggunakan media gambar dan metode tanya jawab.</p> 2023-10-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar