Studi Pengamanan Transformator Daya 8000 kVA Dari Gangguan Arus Lebih Pada PT PLN (Persero) ULPLTD Lueng Bata

DOI:

https://doi.org/10.55616/ajeetech.v2i1.283

Keywords:

Arus Gangguan Hubung Singkat, Transformator Daya, Rele Arus Lebih, Koordinasi, Setting OCR

Abstract

Kebutuhan energi listrik selalu bertambah dari waktu kewaktu seiring meningkatnya kebutuhan penduduk yang diikuti berkembangnya sektor pembangunan perumahan. Untuk menjamin kontinuitas suplai energi listrik dari pembangkit maka diperlukan peralatan sistem penyalur yang baik. Untuk itu diperlukan suatu sistem proteksi yang dapat mengatasi gangguan arus lebih yaitu rele arus lebih (Over Current Relay). Pada saat adanya gangguan arus lebih (Overload) maka rele arus lebih (Over Current Relay), akan melakukan perintah ke PMT (pemutus tenaga) agar tegangan yang melewati transformator daya 8000 KVA akan di putuskan (Trip) yang bertujuan untuk menjaga transformator daya 8000 KVA dari kerusakan. untuk menjamin transformator daya 8000 KVA tahan terhadap gangguan maksimum (standar 2 detik), maka arus setting rele pada sisi sekunder diperoleh dari perkalian arus nominal di kali perbandingan CT yang terpasang dengan Settingan rele arus lebih (over current relay adalah sebesar 76,923 A di bulatkan menjadi 77 Ampere. Keputusan ini diambil agar rele arus lebih tidak sampai trip, akibat adanya arus inrush dari transformator-transformator daya yang sudah tersambung di jaringan distribusi tegangan menengah (JDTM). Dari hasil perhitungan besar arus gangguan hubung singkat 3 fasa yang terjadi pada transformator daya 8000 KVA sebesar 19.245 A, sedangkan arus gangguan hubung singkat 2 fasa yang terjadi pada transformator daya 8000 KVA adalah 52910,0529 A.

Published

2022-06-29

Issue

Section

Articles